Subang – Suasana politik menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 di Desa Rancasari, Kecamatan Pamanukan, hingga kini masih terbilang tenang. Berbeda dengan beberapa desa tetangga yang mulai diramaikan dengan kemunculan bakal calon kepala desa, di Rancasari geliat tersebut belum terlihat secara jelas.
Tokoh masyarakat Rancasari, Asep Maulana, mengatakan bahwa kondisi yang masih “adem ayem” ini terjadi karena sebagian besar warga masih menunggu kepastian siapa saja figur yang akan maju dalam kontestasi Pilkades mendatang.
“Memasuki bulan Maret ini belum terdengar secara jelas siapa saja yang akan mencalonkan diri sebagai kepala desa. Masyarakat masih menghitung dan menunggu perkembangan,” ujar Asep Maulana.minggu 8/3/2026
Menurutnya, meskipun suasana masih relatif tenang, masyarakat memiliki harapan besar terhadap sosok pemimpin yang akan memimpin Desa Rancasari pada periode berikutnya. Banyak warga berharap kepala desa yang terpilih nantinya mampu melanjutkan berbagai capaian dan keberhasilan yang telah diraih oleh Kepala Desa saat ini, H. Ujang Waridin, yang telah menjabat selama tiga periode.
Selain melanjutkan program pembangunan yang telah berjalan, sebagian warga juga berharap pemimpin desa berikutnya memiliki terobosan baru dalam pengelolaan pemerintahan desa.
Kreativitas dan kemampuan mengelola keuangan desa dinilai menjadi hal penting untuk menghadapi tantangan ke depan.
Hal tersebut tidak terlepas dari kondisi berkurangnya bantuan transfer dari pemerintah pusat melalui Dana Desa (DD) yang disebut-sebut mengalami penurunan signifikan hingga hampir 70 persen.
“Kepala desa berikutnya tentu akan menghadapi tantangan yang cukup berat. Selain harus mampu menjaga capaian yang sudah ada, juga dituntut lebih kreatif dalam menggali potensi Pendapatan Asli Desa,” tambahnya.
Asep menilai, kemampuan menggali potensi lokal menjadi salah satu kunci agar desa tetap mampu menjalankan program pembangunan dan pelayanan masyarakat secara optimal di tengah keterbatasan anggaran.
Dengan berbagai tantangan tersebut, masyarakat Rancasari berharap Pilkades 2026 dapat melahirkan pemimpin yang tidak hanya melanjutkan keberhasilan sebelumnya, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan strategi baru demi kemajuan desa di masa mendatang.
