Subang – Kecelakaan maut yang melibatkan truk pengangkut telur terjadi di kawasan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Minggu (29/3/2026). Insiden tersebut menewaskan seorang pemilik warung setelah truk kehilangan kendali dan menabrak bangunan di tepi jalan hingga mengalami kerusakan parah.
Peristiwa tragis ini mendapat perhatian langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Melalui akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan duka mendalam sekaligus menegur pemilik truk agar segera menunjukkan tanggung jawab kepada keluarga korban.
“Pemilik truk diharapkan segera menghubungi keluarga korban, minimal menyampaikan permintaan maaf dan belasungkawa,” tulisnya.
Dalam kunjungannya ke lokasi, Dedi Mulyadi berdialog langsung dengan warga dan suami korban untuk mengetahui kronologi kejadian serta memastikan adanya tanggung jawab dari pihak terkait. Warga setempat, A Ojon, menjelaskan bahwa truk tersebut dalam kondisi kosong dan hendak mengambil muatan telur.
“Sopirnya dari Banten, sementara keneknya orang Subang,” ujar Ojon.
Namun, hingga saat kunjungan dilakukan, pihak keluarga korban mengaku belum menerima bantuan maupun komunikasi dari pemilik kendaraan. Hal tersebut memicu kekecewaan dari Dedi.
“Sudah istri meninggal, keluarga masih harus menanggung biaya, tapi pihak yang menabrak belum bertanggung jawab. Ini sangat disayangkan,” tegasnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Dedi Mulyadi memberikan bantuan tunai sebesar Rp25 juta kepada keluarga korban. Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban, termasuk biaya pemulasaraan jenazah.
“Saya bantu Rp25 juta. Semoga bisa sedikit meringankan,” ucapnya.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Publik pun menantikan proses hukum selanjutnya, terutama terkait tanggung jawab pemilik kendaraan terhadap korban dan keluarganya.
