Close Menu
Subanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Fave Hotel Pamanukan Rayakan Ulang Tahun ke-4 Lewat Thank You Night dan Santunan Anak Yatim

7 Februari 2026

Klinik Sanari Husada Jadi Cahaya Baru Pelayanan Kesehatan Masyarakat

7 Februari 2026

Klinik Rawat Inap Sanari Husada Resmi Dibuka, Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga

7 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Sabtu, Februari 7
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»DPRD Jabar Nilai Operasional TPPAS Lulut–Nambo Membaik, Kapasitas Pengolahan Masih Perlu Ditingkatkan
Politik

DPRD Jabar Nilai Operasional TPPAS Lulut–Nambo Membaik, Kapasitas Pengolahan Masih Perlu Ditingkatkan

HafidhBy Hafidh5 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Bogor — Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menilai operasional Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut–Nambo di Kabupaten Bogor menunjukkan perkembangan positif dibandingkan kondisi sebelumnya. Meski demikian, kapasitas pengolahan sampah di fasilitas tersebut dinilai masih belum optimal dan membutuhkan peningkatan sarana pendukung.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Prasetyawati, menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan lapangan ke TPPAS Lulut–Nambo, Rabu (4/2/2026). Ia menyebutkan, saat ini kapasitas pengolahan sampah di lokasi tersebut baru mencapai sekitar 50 ton per hari, jauh dari target pengelolaan sampah berskala regional.

“Dibandingkan kondisi sebelumnya sudah ada kemajuan. Namun, kapasitas pengolahan masih belum maksimal dan perlu banyak penyempurnaan,” ujar Prasetyawati.

Ia menjelaskan, salah satu kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan proses pengeringan sampah. Proses tersebut sangat berpengaruh terhadap produksi Refuse Derived Fuel (RDF) yang menjadi salah satu output utama TPPAS Lulut–Nambo.

Menurutnya, dengan dukungan mesin pengering yang memadai, kapasitas pengolahan sampah di TPPAS Lulut–Nambo berpotensi meningkat signifikan hingga mencapai 200 ton per hari. Padahal, fasilitas ini melayani sampah dari berbagai daerah di Jawa Barat, tidak hanya wilayah Bogor Raya.

Untuk itu, Komisi IV DPRD Jawa Barat mendorong adanya peningkatan fasilitas dan penambahan peralatan pendukung, khususnya mesin pengering sampah. Kebutuhan anggaran untuk pengadaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 miliar.

Prasetyawati menegaskan, dukungan anggaran menjadi krusial mengingat kondisi darurat sampah yang tengah dihadapi Kabupaten Bogor dan wilayah sekitarnya. DPRD, kata dia, akan mengawal agar kebutuhan tersebut dapat diakomodasi dalam APBD mendatang.

“Kami akan mendorong agar pada APBD berikutnya dialokasikan anggaran untuk perbaikan fasilitas dan penambahan alat, sehingga TPPAS Lulut–Nambo dapat beroperasi lebih optimal,” tegasnya.

Dengan peningkatan kapasitas dan sarana pendukung, DPRD Provinsi Jawa Barat berharap TPPAS Lulut–Nambo dapat menjadi solusi strategis dalam penanganan sampah regional yang berkelanjutan serta berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Hafidh
Author: Hafidh

jurnalis

DPRD Jawa Barat Komisi IV DPRD Jabar Pengelolaan Sampah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

    jurnalis

    Related Posts

    Mamat Rachmat: Sekolah Jadi Laboratorium Demokrasi untuk Pelajar

    6 Februari 2026

    Komisi V DPRD Jabar Soroti Hilangnya Anggaran Beasiswa Anak Miskin di APBD Murni 2026

    6 Februari 2026

    Komisi IV DPRD Jabar Usulkan Anggaran Rp20 Miliar untuk Mesin Pengering Sampah di TPPAS Lulut–Nambo

    6 Februari 2026

    Komisi V DPRD Jabar Soroti Desain Toilet USB SMAN 20 Bekasi yang Dinilai Ganggu Kenyamanan Belajar

    6 Februari 2026

    Komisi IV DPRD Jabar Awasi Ketat Program Listrik Desa untuk 100 Ribu Rumah Tangga Tidak Mampu

    5 Februari 2026

    Bangunan SMAN 2 Gunung Putri Ambruk, Komisi V DPRD Jabar Minta Evaluasi Total Pembangunan Sekolah

    4 Februari 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Hiburan

    Fave Hotel Pamanukan Rayakan Ulang Tahun ke-4 Lewat Thank You Night dan Santunan Anak Yatim

    7 Februari 2026

    Subang – Favehotel Pamanukan merayakan hari jadinya yang ke-4 melalui acara bertajuk “Thank You Night,…

    Klinik Sanari Husada Jadi Cahaya Baru Pelayanan Kesehatan Masyarakat

    7 Februari 2026

    Klinik Rawat Inap Sanari Husada Resmi Dibuka, Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga

    7 Februari 2026

    Mamat Rachmat: Sekolah Jadi Laboratorium Demokrasi untuk Pelajar

    6 Februari 2026
    Our Picks
    Stay In Touch
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Facebook Instagram TikTok
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman media
    © 2026 subanginfo.id

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.