Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Senin, September 14
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»Komisi IV DPRD Jabar Usulkan Anggaran Rp20 Miliar untuk Mesin Pengering Sampah di TPPAS Lulut–Nambo
Politik

Komisi IV DPRD Jabar Usulkan Anggaran Rp20 Miliar untuk Mesin Pengering Sampah di TPPAS Lulut–Nambo

HafidhBy Hafidh6 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Bandung — Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp20 miliar untuk pengadaan mesin pengering sampah di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut–Nambo, Kabupaten Bogor. Usulan tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah yang saat ini masih belum optimal.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Prasetyawati, mengatakan penambahan fasilitas pengering menjadi langkah strategis dalam menangani kondisi darurat sampah di wilayah Bogor Raya dan sekitarnya. Saat ini, kapasitas pengolahan sampah di TPPAS Lulut–Nambo baru mencapai sekitar 50 ton per hari, jauh dari target pengelolaan sampah berskala regional.

“Meski sudah menunjukkan kemajuan, kapasitas pengolahan masih sangat terbatas. Salah satu kendala utamanya ada pada proses pengeringan sampah,” ujar Prasetyawati.

Ia menjelaskan, keterbatasan proses pengeringan berdampak langsung pada rendahnya produksi Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif hasil pengolahan sampah padat. Padahal, fasilitas TPPAS Lulut–Nambo melayani sampah dari sejumlah daerah di Jawa Barat, tidak hanya wilayah Bogor.

Menurutnya, dengan dukungan mesin pengering yang memadai, kapasitas pengolahan sampah dapat meningkat signifikan hingga mencapai sekitar 200 ton per hari. Oleh karena itu, Komisi IV berkomitmen untuk mengawal agar usulan pengadaan fasilitas tersebut dapat diakomodasi pada APBD tahun anggaran mendatang.

“Kami akan mendorong agar pada APBD berikutnya dialokasikan anggaran untuk penambahan alat dan perbaikan fasilitas, sehingga operasional TPPAS Lulut–Nambo bisa berjalan lebih optimal,” katanya.

DPRD Provinsi Jawa Barat berharap peningkatan kapasitas pengolahan di TPPAS Lulut–Nambo dapat menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah regional yang berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah penyangga ibu kota.

DPRD JABAR Komisi IV DPRD Jabar Pengelolaan Sampah Jawa Barat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

DPRD Jabar Minta Raperda Lingkungan Tak Sekadar Salin Aturan Pusat, Kearifan Lokal Harus Diperkuat

11 September 2026

DPRD Jabar Soroti Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Minta Diusut Menyeluruh

11 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.