Close Menu
Subanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Fave Hotel Pamanukan Rayakan Ulang Tahun ke-4 Lewat Thank You Night dan Santunan Anak Yatim

7 Februari 2026

Klinik Sanari Husada Jadi Cahaya Baru Pelayanan Kesehatan Masyarakat

7 Februari 2026

Klinik Rawat Inap Sanari Husada Resmi Dibuka, Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga

7 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Sabtu, Februari 7
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»Komisi V DPRD Jabar Soroti Hilangnya Anggaran Beasiswa Anak Miskin di APBD Murni 2026
Politik

Komisi V DPRD Jabar Soroti Hilangnya Anggaran Beasiswa Anak Miskin di APBD Murni 2026

HafidhBy Hafidh6 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Bandung — Komisi V DPRD Jawa Barat menegaskan bahwa anggaran beasiswa bagi anak dari keluarga miskin belum tercantum dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2026. Temuan tersebut mencuat setelah DPRD memanggil jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat dalam rapat kerja di Gedung DPRD Jabar, Senin (2/2/2026).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi V DPRD Jabar, Yomanius Untung, berlangsung cukup panjang sejak pukul 14.30 WIB hingga hampir malam hari. Agenda utama rapat membahas arah kebijakan anggaran pendidikan Pemprov Jabar, khususnya keberpihakan terhadap siswa dari keluarga miskin ekstrem atau kelompok desil 1.

Dalam rapat tersebut, Komisi V meminta Pemprov Jawa Barat segera melakukan penyesuaian anggaran melalui pergeseran APBD murni 2026 agar program beasiswa bagi siswa miskin tetap tersedia dan dapat direalisasikan.

“Data terakhir ada sekitar Rp150 miliar untuk beasiswa operasional dan sekitar Rp68 miliar untuk beasiswa personal bagi keluarga miskin ekstrem. Namun, tadi disampaikan bahwa di APBD murni 2026 anggaran itu tidak ada,” ujar Yomanius Untung.

Ia menjelaskan, pihak eksekutif menyatakan anggaran beasiswa baru akan diakomodasi dalam APBD Perubahan 2026. Namun, kondisi tersebut justru menimbulkan kekhawatiran DPRD, mengingat keterbatasan fiskal daerah yang bisa berdampak pada tidak optimalnya alokasi anggaran pendidikan.

“Dengan kondisi keuangan saat ini, kami khawatir di perubahan anggaran justru alokasinya terbatas dan berujung pada tidak terpenuhinya beasiswa bagi anak miskin,” katanya.

Menurut Untung, absennya anggaran tersebut bertentangan dengan arah kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang sebelumnya menempatkan program beasiswa anak miskin sebagai prioritas utama. Oleh karena itu, Komisi V mengusulkan agar dilakukan pemulihan anggaran melalui pergeseran di APBD murni 2026.

“Kami minta agar dana sekitar Rp218 miliar itu kembali dimunculkan di APBD murni 2026,” ucapnya.

Ia juga mengaku Komisi V tidak pernah menerima pemberitahuan sebelumnya terkait hilangnya pos anggaran beasiswa siswa miskin tersebut.

“Saya tidak tahu. Mungkin disampaikan ke pimpinan DPRD, tapi ke Komisi V tidak ada pemberitahuan,” katanya.

Untung menilai, ketiadaan bantuan pendidikan dari Pemprov Jabar berpotensi menimbulkan dampak berantai, terutama bagi sekolah swasta. Menurutnya, sejumlah sekolah terancam melakukan pemotongan gaji guru honorer hingga menaikkan SPP demi menjaga keberlangsungan operasional.

“Sekolah swasta ini sudah dalam kondisi sulit. Kalau bantuan hilang, satu-satunya pilihan ya menaikkan SPP. Tidak ada pilihan lain,” ujarnya.

Hafidh
Author: Hafidh

jurnalis

beasiswa anak miskin DPRD Jawa Barat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

    jurnalis

    Related Posts

    Mamat Rachmat: Sekolah Jadi Laboratorium Demokrasi untuk Pelajar

    6 Februari 2026

    Komisi IV DPRD Jabar Usulkan Anggaran Rp20 Miliar untuk Mesin Pengering Sampah di TPPAS Lulut–Nambo

    6 Februari 2026

    Komisi V DPRD Jabar Soroti Desain Toilet USB SMAN 20 Bekasi yang Dinilai Ganggu Kenyamanan Belajar

    6 Februari 2026

    DPRD Jabar Nilai Operasional TPPAS Lulut–Nambo Membaik, Kapasitas Pengolahan Masih Perlu Ditingkatkan

    5 Februari 2026

    Komisi IV DPRD Jabar Awasi Ketat Program Listrik Desa untuk 100 Ribu Rumah Tangga Tidak Mampu

    5 Februari 2026

    Bangunan SMAN 2 Gunung Putri Ambruk, Komisi V DPRD Jabar Minta Evaluasi Total Pembangunan Sekolah

    4 Februari 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Hiburan

    Fave Hotel Pamanukan Rayakan Ulang Tahun ke-4 Lewat Thank You Night dan Santunan Anak Yatim

    7 Februari 2026

    Subang – Favehotel Pamanukan merayakan hari jadinya yang ke-4 melalui acara bertajuk “Thank You Night,…

    Klinik Sanari Husada Jadi Cahaya Baru Pelayanan Kesehatan Masyarakat

    7 Februari 2026

    Klinik Rawat Inap Sanari Husada Resmi Dibuka, Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga

    7 Februari 2026

    Mamat Rachmat: Sekolah Jadi Laboratorium Demokrasi untuk Pelajar

    6 Februari 2026
    Our Picks
    Stay In Touch
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Facebook Instagram TikTok
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman media
    © 2026 subanginfo.id

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.