Close Menu
Subanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Fave Hotel Pamanukan Rayakan Ulang Tahun ke-4 Lewat Thank You Night dan Santunan Anak Yatim

7 Februari 2026

Klinik Sanari Husada Jadi Cahaya Baru Pelayanan Kesehatan Masyarakat

7 Februari 2026

Klinik Rawat Inap Sanari Husada Resmi Dibuka, Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga

7 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Sabtu, Februari 7
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»Mamat Rachmat: Sekolah Jadi Laboratorium Demokrasi untuk Pelajar
Politik

Mamat Rachmat: Sekolah Jadi Laboratorium Demokrasi untuk Pelajar

HafidhBy Hafidh6 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Bandung — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Mamat Rachmat, menegaskan bahwa sekolah merupakan ruang paling ideal untuk menanamkan sekaligus mempraktikkan nilai-nilai demokrasi sejak usia dini. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Pendidikan Demokrasi yang digelar di SMAN 7 Bandung, Rabu (4/2/2026).

Menurut Mamat Rachmat, demokrasi tidak semata-mata dipahami sebagai proses politik berskala nasional atau pemilihan umum. Nilai-nilai demokrasi justru dapat dipelajari secara konkret melalui aktivitas keseharian di lingkungan sekolah, seperti musyawarah kelas, kegiatan organisasi siswa, hingga pemilihan Ketua OSIS.

“Sekolah adalah laboratorium demokrasi. Di sini pelajar belajar menyampaikan pendapat, berdiskusi secara sehat, memilih pemimpin, serta menerima keputusan bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, praktik demokrasi di sekolah mengajarkan banyak nilai fundamental, di antaranya sikap saling menghargai perbedaan pendapat, membangun kepemimpinan kolektif, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab atas setiap pilihan yang diambil. Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai bekal generasi muda sebelum terjun ke kehidupan demokrasi di tengah masyarakat.

Mamat Rachmat mencontohkan pemilihan Ketua OSIS sebagai salah satu praktik demokrasi yang utuh. Proses tersebut, mulai dari penyampaian visi dan misi, adu gagasan antarkandidat, hingga pemungutan suara, mencerminkan prinsip demokrasi yang sehat dan transparan.

“Dari OSIS, siswa belajar bahwa pemimpin dipilih berdasarkan gagasan dan kapasitas, bukan karena paksaan. Yang terpilih tidak boleh jumawa, yang belum terpilih harus legawa, dan semuanya tetap bekerja bersama,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kebebasan berpendapat yang disertai tanggung jawab, khususnya di era digital. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membimbing pelajar agar mampu bersikap kritis, namun tetap menjunjung etika dalam menyampaikan aspirasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Dalam konteks pendidikan nasional, Mamat Rachmat menilai penguatan pendidikan demokrasi di sekolah menjadi bagian penting dalam menyiapkan pemilih pemula yang rasional, mandiri, serta tidak mudah terpengaruh oleh hoaks maupun tekanan politik.

Melalui kegiatan tersebut, ia berharap sekolah tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan akademik, tetapi juga wahana pembentukan karakter demokratis yang akan membekali generasi muda menghadapi tantangan kebangsaan di masa depan.

“Jika demokrasi sudah dipelajari dan dipraktikkan sejak sekolah, maka ketika dewasa, demokrasi tidak lagi terasa asing, melainkan menjadi bagian dari cara berpikir dan bersikap,” pungkasnya.

Hafidh
Author: Hafidh

jurnalis

Demokrasi di Sekolah DPRD Jawa Barat Pendidikan Demokrasi SMAN 7 Bandung
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

    jurnalis

    Related Posts

    Komisi V DPRD Jabar Soroti Hilangnya Anggaran Beasiswa Anak Miskin di APBD Murni 2026

    6 Februari 2026

    Komisi IV DPRD Jabar Usulkan Anggaran Rp20 Miliar untuk Mesin Pengering Sampah di TPPAS Lulut–Nambo

    6 Februari 2026

    Komisi V DPRD Jabar Soroti Desain Toilet USB SMAN 20 Bekasi yang Dinilai Ganggu Kenyamanan Belajar

    6 Februari 2026

    DPRD Jabar Nilai Operasional TPPAS Lulut–Nambo Membaik, Kapasitas Pengolahan Masih Perlu Ditingkatkan

    5 Februari 2026

    Komisi IV DPRD Jabar Awasi Ketat Program Listrik Desa untuk 100 Ribu Rumah Tangga Tidak Mampu

    5 Februari 2026

    Bangunan SMAN 2 Gunung Putri Ambruk, Komisi V DPRD Jabar Minta Evaluasi Total Pembangunan Sekolah

    4 Februari 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Hiburan

    Fave Hotel Pamanukan Rayakan Ulang Tahun ke-4 Lewat Thank You Night dan Santunan Anak Yatim

    7 Februari 2026

    Subang – Favehotel Pamanukan merayakan hari jadinya yang ke-4 melalui acara bertajuk “Thank You Night,…

    Klinik Sanari Husada Jadi Cahaya Baru Pelayanan Kesehatan Masyarakat

    7 Februari 2026

    Klinik Rawat Inap Sanari Husada Resmi Dibuka, Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga

    7 Februari 2026

    Mamat Rachmat: Sekolah Jadi Laboratorium Demokrasi untuk Pelajar

    6 Februari 2026
    Our Picks
    Stay In Touch
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Facebook Instagram TikTok
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman media
    © 2026 subanginfo.id

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.