Subang – Komitmen terhadap kegiatan sosial terus ditunjukkan LSM GMBI KSM Pusakanagara melalui program santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa yang rutin dilaksanakan setiap malam Jumat Kliwon. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
Ketua LSM GMBI KSM Pusakanagara, Durali yang akrab disapa Kumis, mengatakan bahwa kegiatan berbagi tersebut telah menjadi agenda rutin yang dijalankan sebagai wujud pengabdian dan kepedulian kepada warga kurang mampu di wilayah Pusakanagara dan sekitarnya.
Menurutnya, santunan yang diberikan tidak hanya bertujuan membantu meringankan beban masyarakat penerima manfaat, tetapi juga mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka,” ujar Durali.
Sementara itu, Ketua Distrik LSM GMBI, W. Adam Yakub, memberikan apresiasi atas konsistensi yang ditunjukkan KSM Pusakanagara dalam menjalankan program sosial tersebut. Ia menilai kegiatan santunan yang dilakukan secara berkelanjutan merupakan contoh nyata peran organisasi kemasyarakatan dalam membantu warga yang membutuhkan.
“Kegiatan santunan yang rutin digelar setiap malam Jumat Kliwon ini patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa organisasi hadir bukan hanya sebagai wadah sosial, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Semoga program seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi KSM lainnya,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan sosial yang terus berlangsung tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah warga di wilayah Patimban dan Pusakanagara mengaku senang dan terbantu dengan adanya santunan yang diberikan oleh LSM GMBI KSM Pusakanagara.
Masyarakat berharap program berbagi tersebut dapat terus berjalan secara berkesinambungan sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya. Selain itu, kegiatan tersebut dinilai mampu menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.
