Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Lewat Buku Sajak, Daddy Rohanady Kritik Arah Pembangunan Jawa Barat dan Soroti Kertajati

22 September 2026

DPRD Jabar Soroti Keterbatasan Dana Desa, Aspirasi Warga Diminta Masuk SIPD

22 September 2026

DPRD Jabar Ungkap Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk 495 Proyek, Fokus Perbaikan Jalan dan Jembatan

22 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Rabu, September 23
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»Lewat Buku Sajak, Daddy Rohanady Kritik Arah Pembangunan Jawa Barat dan Soroti Kertajati
Politik

Lewat Buku Sajak, Daddy Rohanady Kritik Arah Pembangunan Jawa Barat dan Soroti Kertajati

HafidhBy Hafidh22 September 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

SUBANGINFO — Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Daddy Rohanady, menuangkan kritik dan refleksinya terhadap perjalanan pembangunan Jawa Barat melalui dua buku kumpulan sajak. Keduanya berjudul Sajak-sajak Pembangunan: Antara Perut dan Maut serta Sajak-sajak Pembangunan: Kertajati, yang dibedah dalam rangkaian Festival Literasi Jawa Barat 2026 di Dispusipda Jabar, Kota Bandung, Selasa (15/9/2026).

Dalam buku yang secara khusus membahas Kertajati, Daddy menyoroti perjalanan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang sejak awal diharapkan menjadi salah satu penggerak perekonomian Jawa Barat. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap perkembangan pengelolaan bandara tersebut dan menilai Jawa Barat kehilangan ruang pengelolaan langsung setelah kewenangan bandara berada di tingkat pemerintah pusat.

Daddy mengatakan, Kertajati memiliki arti khusus baginya karena sejak pembangunan awal bandara tersebut ia melihat potensi besar bagi konektivitas dan perekonomian Jawa Barat. Ia mengingat kembali momentum peletakan batu pertama BIJB Kertajati yang dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan berharap bandara tersebut dapat menjadi akses utama masyarakat menuju dan dari Jawa Barat.

Tak hanya Kertajati, kedua buku tersebut memuat catatan Daddy mengenai berbagai sektor pembangunan yang ia temui selama menjalankan aktivitasnya. Mulai dari bidang perhubungan, infrastruktur jalan, hingga persoalan lingkungan seperti program Citarum Harum dan proyek sumber daya air yang menurutnya belum optimal.

Soroti Pengawasan dan Kinerja DPRD

Buku tersebut juga memuat refleksi Daddy mengenai dinamika politik dan peran partai dalam mengawasi kader yang duduk di lembaga legislatif. Ia menyinggung perubahan jumlah kursi Fraksi Gerindra di DPRD Jabar dari 25 kursi pada periode 2019-2024 menjadi 20 kursi pada periode berikutnya sebagai salah satu bahan evaluasi politik.

Menurut Daddy, partai memiliki peran dalam mengingatkan kadernya agar menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dengan baik. Ia juga menyoroti pentingnya pelaksanaan fungsi reses DPRD sebagai ruang untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.

Pembahasan kedua buku tersebut turut diikuti sejumlah pelajar SMA dengan menghadirkan pembahas Hening Widiatmoko dan Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung Ateng Kusnandar. Melalui karya tersebut, Daddy tidak hanya menyampaikan pandangan mengenai pembangunan, tetapi juga mencatat pengalaman dan pengamatannya terhadap berbagai persoalan di Jawa Barat.

Di hadapan generasi muda, Daddy turut menyampaikan pesan mengenai pentingnya budaya membaca dan belajar. Ia berharap literasi menjadi bagian dari kebiasaan generasi muda agar mereka mampu memahami berbagai persoalan di lingkungan sekitar sekaligus membangun cara pandang yang lebih kritis terhadap perkembangan daerah.

daddy rohanady DPRD Jawa Barat Kertajati
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Soroti Keterbatasan Dana Desa, Aspirasi Warga Diminta Masuk SIPD

22 September 2026

DPRD Jabar Ungkap Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk 495 Proyek, Fokus Perbaikan Jalan dan Jembatan

22 September 2026

IKA Sungai Citarum Turun ke Level 48, DPRD Jabar Soroti Masalah Sampah

16 September 2026

DPRD Jabar Soroti KTMDU Cirebon dan Kinerja BUMD, Pajak Kendaraan Jadi Perhatian

16 September 2026

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

Lewat Buku Sajak, Daddy Rohanady Kritik Arah Pembangunan Jawa Barat dan Soroti Kertajati

22 September 2026

SUBANGINFO — Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Daddy Rohanady, menuangkan kritik…

DPRD Jabar Soroti Keterbatasan Dana Desa, Aspirasi Warga Diminta Masuk SIPD

22 September 2026

DPRD Jabar Ungkap Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk 495 Proyek, Fokus Perbaikan Jalan dan Jembatan

22 September 2026

60 Tahun KAHMI: Ketika Perkaderan Menjadi Jalan Panjang Pengabdian

17 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.