Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Artikel»Menjelang Pilkades, Desa Rancasari Masih Sepi Bakal Calon, Warga Menanti Figur Baru
Artikel

Menjelang Pilkades, Desa Rancasari Masih Sepi Bakal Calon, Warga Menanti Figur Baru

RedaksiBy Redaksi6 September 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Oplus_16908288
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Rancasari- Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung sekitar satu tahun mendatang, suasana politik di Desa Rancasari, Kecamatan Pamanukan, masih terlihat adem ayem.

Tidak seperti di sejumlah desa tetangga, hingga kini belum ada tokoh atau figur yang secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon kepala desa.

Fenomena ini cukup kontras dengan kondisi di desa-desa lain di wilayah Pamanukan. Di Desa Pamanukan, Mulyasari, maupun Pamanukan Hilir, sudah mulai bermunculan nama-nama yang digadang-gadang maju pada kontestasi Pilkades mendatang.

Bahkan, sebagian dari mereka sudah aktif bersosialisasi ke masyarakat, melakukan silaturahmi dari rumah ke rumah, hingga menghadiri berbagai kegiatan kemasyarakatan sebagai ajang untuk mendekatkan diri dengan warga.

“Kalau di Rancasari masih sepi, belum ada yang terlihat bergerak. Berbeda dengan desa lain yang sudah ramai calon muncul dan melakukan sosialisasi,” ujar salah seorang warga Rancasari yang enggan disebutkan namanya saat ditemui pada Sabtu (6/9/2025).

Menurut warga tersebut, masyarakat Rancasari masih menunggu siapa saja figur yang akan tampil. Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang, warga berharap bakal calon yang nantinya maju benar-benar memiliki visi untuk membangun desa serta mampu mendengar aspirasi masyarakat.

“Harapan warga tentu ingin pemimpin yang bisa membawa perubahan dan perhatian nyata untuk desa,” tambahnya.

Minimnya pergerakan calon di Rancasari diperkirakan karena beberapa faktor. Salah satunya adalah tradisi politik lokal, di mana sejumlah tokoh biasanya baru menyatakan diri maju menjelang waktu pendaftaran resmi. Selain itu, ada pula dugaan bahwa para tokoh masih melakukan konsolidasi internal dengan keluarga maupun kelompok pendukung sebelum tampil ke publik.

Meski suasana masih sepi, sejumlah pengamat lokal menilai kondisi ini justru bisa menjadi keuntungan bagi masyarakat Rancasari. Dengan belum adanya calon yang mendeklarasikan diri, warga memiliki kesempatan lebih panjang untuk menimbang dan menilai siapa figur terbaik yang layak memimpin desa mereka ke depan.

Sementara itu, di desa lain yang sudah lebih dahulu ramai dengan bakal calon, tensi politik mulai meningkat. Para kandidat gencar melakukan pendekatan ke warga, baik melalui jalur formal maupun nonformal. Hal ini dinilai wajar karena Pilkades kerap menjadi pesta demokrasi paling dekat dengan masyarakat dan selalu menyedot perhatian luas.

Masyarakat Rancasari berharap, meski nantinya persaingan bakal berlangsung ketat, Pilkades tetap berjalan damai, aman, dan tertib. Warga juga menginginkan proses demokrasi di tingkat desa ini benar-benar menghasilkan pemimpin yang bisa menjadi pengayom sekaligus motor penggerak pembangunan.

Desa Pilkades Rancasari
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi
  • Website

Redaksi Subang Info

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026

Polsek Pagaden Kumpulkan 16 Desa, Bacalon Kades Berkomitmen Wujudkan Pilkades Damai

12 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.