Subang — Kekesalan warga Dusun Kalenbalong, RT 16 RW 7, Desa Pangarengan, Kecamatan legonkulon, memuncak akibat kondisi jalan lingkungan yang rusak dan becek. Karena tak kunjung mendapat perbaikan, warga berinisiatif menimbun jalan tersebut menggunakan genteng bekas bangunan PAUD yang masih layak pakai.
Aksi swadaya itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan sekaligus protes atas kondisi jalan yang dinilai menghambat aktivitas warga, terutama saat hujan turun. Jalan yang berlumpur kerap menyulitkan pengguna, baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua.
Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa langkah tersebut murni dilakukan atas inisiatif bersama.
Menurutnya, warga terpaksa memanfaatkan genteng bekas karena jalan sudah lama dibiarkan rusak tanpa perbaikan. “Ini inisiatif sendiri. Karena jalan tidak kunjung diperbaiki, akhirnya kami menimbun dengan genteng bekas PAUD, meski kondisinya masih bagus,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Warga berharap pemerintah desa segera turun tangan melakukan perbaikan permanen agar akses jalan kembali layak digunakan. Perbaikan tersebut dinilai penting untuk menunjang kelancaran aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kenyamanan lingkungan
