Close Menu
Subanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KAI Daop 3 Cirebon Gelar Bakti Sosial Rail Clinic di Stasiun Cipunegara

24 Juni 2026

Komisi II DPRD Jabar Dorong Penguatan Peternakan Sapi Perah untuk Tingkatkan Kualitas Susu dan Ketahanan Pangan

24 Juni 2026

Jadwal Praktik Dokter di Klinik Happy Healthy, Masyarakat Kini Lebih Mudah Berobat

22 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Rabu, Juni 24
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Nasional»Pakar Unpad Ungkap Penyebab Longsor Berulang di Jawa Barat, Lereng Curam dan Alih Fungsi Lahan Jadi Ancaman
Nasional

Pakar Unpad Ungkap Penyebab Longsor Berulang di Jawa Barat, Lereng Curam dan Alih Fungsi Lahan Jadi Ancaman

HafidhBy Hafidh27 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

BANDUNG BARAT — Pakar geologi kebencanaan Universitas Padjadjaran (Unpad), Dicky Muslim, mengungkapkan bahwa bencana longsor yang kerap terjadi di Jawa Barat dipengaruhi oleh kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia. Hal tersebut disampaikannya saat membahas peristiwa longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dan menelan puluhan korban jiwa.

Dicky menjelaskan, Jawa Barat memiliki catatan panjang bencana serupa. Ia menyinggung kejadian banjir bandang di Garut yang diawali longsor di wilayah hulu sungai, serta peristiwa longsor di Cimanggung, Sumedang, pada Januari 2021 yang juga menelan korban, termasuk relawan.

Menurutnya, kondisi geologi Jawa Barat didominasi oleh lereng-lereng curam yang secara alami rentan terhadap longsor, terutama saat musim hujan. Saat meninjau lokasi longsor di Pasirlangu, Dicky menemukan masih banyak wilayah di sekitarnya yang memiliki tingkat kemiringan lereng lebih ekstrem dan berpotensi mengalami bencana serupa.

“Ini menjadi catatan penting. Bisa jadi wilayah tersebut belum mengalami bencana karena belum waktunya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa bencana longsor dapat terjadi berulang akibat faktor yang dapat diprediksi maupun yang sulit diperkirakan. Karena itu, daerah dengan karakter morfologi serupa, terutama yang mengalami pembukaan lahan di lereng curam, harus meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.

Dicky menyoroti wilayah Bandung Raya, khususnya Kabupaten Bandung Barat bagian utara dan barat, sebagai kawasan yang kerap mengalami longsor. Faktor utama yang berperan antara lain kemiringan lereng yang tinggi serta tekanan kebutuhan lahan yang mendorong pemanfaatan area rawan untuk pertanian dan permukiman.

Selain itu, faktor air juga menjadi pemicu signifikan. Keberadaan air permukaan, air bawah tanah, hingga mata air di lereng curam dapat memperbesar potensi longsor, terlebih saat curah hujan tinggi.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun, menyatakan bahwa pada Sabtu lalu terjadi dua titik longsor di Bandung Barat, yakni di Pasirlangu dan Lembang. Ia menduga intensitas hujan tinggi serta perubahan fungsi lahan menjadi penyebab utama.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menyoroti persoalan alih fungsi lahan. Menurutnya, kawasan dengan kemiringan tinggi yang seharusnya menjadi hutan bambu kini berubah menjadi perkebunan sayuran, sehingga meningkatkan risiko longsor. Ia menegaskan perlunya pembenahan tata ruang agar bencana serupa tidak terus berulang.

Hafidh
Author: Hafidh

jurnalis

Longsor Bandung Barat longsor Jawa Barat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

    jurnalis

    Related Posts

    Bahlil Pastikan Tak Ada Rencana Pemadaman Listrik, Pasokan Nasional Disebut Aman

    18 Juni 2026

    Demo Tolak Kenaikan BBM Nonsubsidi di Cikini Dibubarkan Polisi

    11 Juni 2026

    Atlet Muaythai Asal Subang Adisty Gracelia Lolaroh Raih Perunggu SEA Games 2025, Kini Jadi Prajurit TNI

    21 April 2026

    Tim DVI Polda Jabar Identifikasi 67 Jenazah Korban Longsor Pasirlangu Bandung Barat

    6 Februari 2026

    Basarnas Tetapkan Batas 14 Hari Pencarian Korban Longsor Cisarua Bandung Barat

    27 Januari 2026

    Banjir Terjang Subang, Ratusan Rumah Terendam dan Puluhan Warga Mengungsi

    5 Desember 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Artikel

    KAI Daop 3 Cirebon Gelar Bakti Sosial Rail Clinic di Stasiun Cipunegara

    24 Juni 2026

    Subang info – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon kembali menunjukkan komitmennya…

    Komisi II DPRD Jabar Dorong Penguatan Peternakan Sapi Perah untuk Tingkatkan Kualitas Susu dan Ketahanan Pangan

    24 Juni 2026

    Jadwal Praktik Dokter di Klinik Happy Healthy, Masyarakat Kini Lebih Mudah Berobat

    22 Juni 2026

    Gabriel Adammara, Musisi Pantura yang Konsisten Berkarya dan Bangun Generasi Musik Subang

    22 Juni 2026
    Our Picks
    Stay In Touch
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Facebook Instagram TikTok
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman media
    © 2026 subanginfo.id

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.