Jakarta – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk Dewan Kawasan Industri Nasional (DKIN) sebagai pusat koordinasi dalam pengembangan kawasan industri di Indonesia. Lembaga baru ini disiapkan untuk menyatukan kebijakan lintas sektor agar pembangunan kawasan industri berjalan lebih cepat, terarah, dan terintegrasi.
Dalam struktur yang dirancang, Presiden Prabowo Subianto akan menjabat sebagai ketua DKIN, didampingi Wakil Presiden sebagai wakil ketua. Sementara itu, Menteri Perindustrian akan bertugas sebagai ketua harian yang mengoordinasikan pelaksanaan program.
Pemerintah menilai pembentukan DKIN menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar kementerian dan lembaga yang selama ini terlibat dalam pengembangan kawasan industri.
Melalui koordinasi yang lebih terpadu, pemerintah berharap berbagai hambatan birokrasi dapat dipangkas sehingga proses pengembangan kawasan industri menjadi lebih efektif dan efisien.
Selain mempercepat pembangunan kawasan industri, keberadaan DKIN juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik investasi, memperkuat daya saing industri manufaktur nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Pemerintah optimistis kebijakan tersebut akan menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif dan mempercepat realisasi investasi di berbagai kawasan industri di Indonesia.

