ENDE— Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores, Kabupaten Ende, diwujudkan melalui aksi sosial yang dilakukan Alumni Dewan Ambalan (ADAM) MAN Ende bersama Kompi 3 Batalyon B Satuan Brimob Polda NTT, Rabu (2/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, kedua pihak menjalankan peran berbeda. ADAM MAN Ende berfokus pada pembagian bantuan sembako kepada warga terdampak, sedangkan Kompi 3 Batalyon B Satuan Brimob Polda NTT membantu masyarakat dengan membersihkan puing-puing bangunan akibat gempa.
Ketua Umum ADAM MAN Ende, Maqbul Arifin Abdurrahman, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian alumni kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami ingin hadir dan ikut meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa. Bantuan sembako ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dari ADAM MAN Ende bersama masyarakat dan komunitas yang telah ikut berkontribusi,” ujar Maqbul.
Bantuan sembako yang disalurkan berasal dari donasi masyarakat Solo yang dihimpun melalui tiga komunitas, yakni Sapphire, Bank Sampah Pijar Semesta UIN Raden Mas Said Surakarta, dan Wanian Society.
Bantuan tersebut menyasar enam rumah warga yang terdampak gempa. Sebanyak empat rumah berada di Kelurahan Lokoboko, satu rumah di Kelurahan Ndona, dan satu rumah di Kelurahan Mbongawani.
Sementara itu, personel Kompi 3 Batalyon B Satuan Brimob Polda NTT melaksanakan kegiatan pembersihan puing-puing bangunan yang terdampak gempa. Pembersihan dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan pascabencana.
Komandan Kompi (Danki) 3 Batalyon B Satuan Brimob Polda NTT menyampaikan bahwa keterlibatan personelnya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat dalam membersihkan puing-puing bangunan akibat gempa. Semoga kehadiran personel Brimob bersama ADAM MAN Ende dapat membantu meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan pascabencana,” ujar Danki.
Ketua Umum ADAM MAN Ende, Maqbul Arifin Abdurrahman, S.H., juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Solo dan ketiga komunitas yang telah menghimpun bantuan untuk disalurkan kepada warga terdampak di Kabupaten Ende.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Solo, Sapphire, Bank Sampah Pijar Semesta UIN Raden Mas Said Surakarta, dan Wanian Society yang telah ikut membantu. Semoga kolaborasi dan semangat gotong royong ini dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Kolaborasi ADAM MAN Ende dan Kompi 3 Batalyon B Satuan Brimob Polda NTT menjadi bentuk nyata kepedulian dan gotong royong dalam membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores, khususnya di Kabupaten Ende.

