SUBANG – Polres Subang mengamankan 27 orang remaja dan pemuda yang diduga hendak melakukan provokasi serta aksi anarkis di tengah berlangsungnya demonstrasi mahasiswa di Kabupaten Subang, Senin sore (1/9/2025).
Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, membenarkan penindakan tersebut. Ia menyebut kelompok yang diamankan terdiri dari 26 laki-laki dan 1 perempuan.
“Benar, ada 27 orang yang berhasil diamankan. Mereka diduga kelompok anarko yang ingin memicu kerusuhan dan melakukan provokasi saat demo berlangsung,” ujar Bagus.
Diamankan di Sejumlah Titik Strategis
Menurut Bagus, para terduga diamankan di beberapa lokasi berbeda, mulai dari kawasan Alun-alun Subang, sekitar Gedung DPRD Subang, hingga depan Kantor DPRD Subang. Sebagian dari mereka diketahui berasal dari luar daerah, termasuk Jakarta.
Penangkapan dilakukan oleh personel Dalmas yang berjaga di sekitar lokasi aksi sebelum akhirnya diserahkan kepada Satreskrim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi Siaga Cegah Kerusuhan
Bagus menegaskan, aparat kepolisian akan tetap berjaga di titik-titik rawan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya rekan kelompok tersebut yang masih berkeliaran dan berniat menimbulkan kekacauan.
“Pemeriksaan masih berlangsung. Polisi juga akan terus siaga untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ungkapnya.
Imbauan untuk Peserta Aksi
AKP Bagus turut mengingatkan mahasiswa dan masyarakat yang ikut aksi unjuk rasa agar tetap menjaga ketertiban. Ia meminta peserta aksi waspada terhadap pihak luar yang ingin menunggangi demonstrasi demi menciptakan kerusuhan.
“Kami imbau semua pihak tetap tertib dan tidak mudah terprovokasi. Polisi tidak akan ragu bertindak tegas kepada siapa pun yang mencoba membuat Subang ricuh,” tegas Bagus.
Dengan langkah cepat aparat kepolisian, aksi mahasiswa di Subang berjalan lebih terkendali meski sempat diwarnai upaya provokasi dari kelompok luar.

