Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polsek Pagaden Kumpulkan 16 Desa, Bacalon Kades Berkomitmen Wujudkan Pilkades Damai

12 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Sabtu, September 12
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Artikel»Kujang Padjajaran dan Jampes Siap Geruduk Inspektorat Subang, Pertanyakan Hasil Audit Pemdes Tanjungsari Timur
Artikel

Kujang Padjajaran dan Jampes Siap Geruduk Inspektorat Subang, Pertanyakan Hasil Audit Pemdes Tanjungsari Timur

RedaksiBy Redaksi12 September 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

SUBANG – Ormas Kujang Padjajaran bersama Jaringan Masyarakat Pemerhati Sosial (Jampes) berencana menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Subang dalam waktu dekat.

Rencana aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan agar Inspektorat memberikan penjelasan terkait hasil pemeriksaan, perkembangan, serta tindak lanjut audit terhadap Pemerintah Desa Tanjungsari Timur, Kecamatan Cikaum.

Ketua Umum Ormas Kujang Padjajaran, Yogaswara, S.Pd., mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan surat permohonan audit kepada Inspektorat sekitar satu bulan lalu. Surat tersebut berkaitan dengan dugaan persoalan dalam pengelolaan APBDes, Dana Desa, hingga BUMDes Tanjungsari Timur.

Namun, hingga saat ini pihaknya mengaku belum memperoleh penjelasan secara rinci mengenai hasil maupun tindak lanjut pemeriksaan tersebut.

“Sudah sekitar satu bulan kami melayangkan surat permohonan audit. Sampai hari ini belum ada kejelasan. Hasil temuannya bagaimana dan tindak lanjutnya seperti apa, itu yang ingin kami tanyakan. Kami datang bukan untuk membuat keributan, tetapi meminta jawaban karena ini menyangkut uang rakyat dan uang negara,” ujar Yogaswara saat konsolidasi di Sekretariat Subang, Sabtu (12/9/2026).

Hal senada disampaikan Ketua Jampes, H. Ader. Menurutnya, sejumlah persoalan yang berkembang di tengah masyarakat Tanjungsari Timur perlu mendapatkan penjelasan secara terbuka dari pihak terkait.

Ia menyebut, isu yang menjadi perhatian masyarakat antara lain berkaitan dengan BUMDes, sejumlah kegiatan atau proyek desa, serta penyaluran bantuan.

“Kalau memang Inspektorat sudah melakukan pemeriksaan, kami meminta agar hasilnya dapat dijelaskan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul kesan bahwa persoalan tersebut tidak mendapatkan kejelasan,” kata H. Ader.

Dalam rencana aksi tersebut, kedua organisasi masyarakat itu menyampaikan tiga tuntutan utama.

Pertama, meminta transparansi mengenai hasil audit terhadap Pemerintah Desa Tanjungsari Timur untuk Tahun Anggaran 2023, 2024, dan 2025, termasuk temuan serta rekomendasi hasil pemeriksaan.

Kedua, mendorong adanya tindak lanjut apabila ditemukan indikasi kerugian negara, termasuk menyerahkan atau mendorong penanganannya kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketiga, meminta penjelasan serta sosialisasi mengenai surat keterangan atau rekomendasi terkait penyelesaian penggunaan anggaran negara yang bersumber dari APBD yang disebut tidak terealisasi selama periode kepemimpinan Kepala Desa Tanjungsari Timur.

Kujang Padjajaran dan Jampes menegaskan, aksi yang akan dilakukan nantinya merupakan bentuk penyampaian aspirasi sekaligus meminta adanya keterbukaan informasi mengenai proses pemeriksaan dan tindak lanjut terhadap laporan yang telah disampaikan.

Mereka berharap Inspektorat Daerah Kabupaten Subang dapat memberikan penjelasan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan spekulasi maupun keresahan di tengah masyarakat.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Polsek Pagaden Kumpulkan 16 Desa, Bacalon Kades Berkomitmen Wujudkan Pilkades Damai

12 September 2026

Menuju Musda, Adam Hasyim Tawarkan Gagasan KAHMI Subang yang Strategis, Taktis, dan Populis

12 September 2026

Totalitas! Warga Rancadaka Kompak Dukung Bos Izal di Pilkades

11 September 2026

Pesan Moral Lewat Lagu “Depo Deui”, Gabriel Adammara Hadirkan Lirik Berbahasa Sunda

9 September 2026

Dugaan Pelecehan Siswa Bikin SMAN Pamanukan Ricuh, Oknum Wakasek Diamankan Polisi

7 September 2026

SMAN Pamanukan Ricuh, Oknum Wakasek Diamankan Polisi Terkait Dugaan Pelecehan Siswa

7 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Artikel

Polsek Pagaden Kumpulkan 16 Desa, Bacalon Kades Berkomitmen Wujudkan Pilkades Damai

12 September 2026

Subang – Puluhan bakal calon kepala desa (Kades), panitia dan pengawas pemilihan kepala desa (Pilkades)…

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

Menuju Musda, Adam Hasyim Tawarkan Gagasan KAHMI Subang yang Strategis, Taktis, dan Populis

12 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.