SUBANG — Kandidat Presidium MD KAHMI Kabupaten Subang, Adam Hasyim, M.Pd., C.BE., menawarkan gagasan baru untuk mendorong KAHMI menjadi organisasi yang lebih strategis, taktis, dan populis.
Adam membawa empat agenda utama, yakni Merawat Mata Air Perkaderan, Distribusi Alumni Berbasis Keahlian, Penguatan Ekosistem Kewirausahaan, serta Digitalisasi KAHMI sebagai Adaptasi Zaman.
Menurut Adam, KAHMI memiliki potensi besar melalui jejaring dan kompetensi para alumninya. Karena itu, potensi tersebut perlu dikelola agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi organisasi dan masyarakat.
“KAHMI harus hadir lebih dekat dengan kader, alumni dan masyarakat. Tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, namun juga menjadi ruang kolaborasi, kontribusi, dan pengabdian,” ujar Adam.
Salah satu gagasan yang ditawarkan adalah desentralisasi KAHMI melalui pembentukan simpul koordinasi Majelis Kecamatan (MK) KAHMI. Gagasan ini diarahkan untuk memperkuat komunikasi dan jejaring alumni hingga tingkat kewilayahan.
“Kalau ingin membangun KAHMI yang populis, maka KAHMI harus hadir dan terhubung sampai ke basis alumni,” katanya.
Adam berharap gagasan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun KAHMI Subang yang lebih dekat, adaptif, kolaboratif, dan berdampak.

