Subang – Menyikapi maraknya keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa yang berujung anarkisme dan penjarahan pada akhir Agustus 2025 lalu, Polres Subang mengambil langkah preventif dengan turun langsung ke sekolah-sekolah.
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono menegaskan bahwa jajarannya akan gencar memberikan sosialisasi tentang wawasan kebangsaan dan cinta tanah air. Program ini ditujukan untuk mencegah para pelajar mudah terprovokasi hingga terlibat dalam aksi anarkis.
“Saya minta jajaran aktif melaksanakan sosialisasi ke SMA dan SMK tentang pentingnya wawasan kebangsaan serta cinta tanah air. Sat Binmas segera susun rencana kegiatan agar generasi muda tidak terjerumus pada aksi anarkisme maupun vandalisme,” ujar AKBP Dony, Senin (8/9/2025).
Kapolres juga mengapresiasi seluruh personel yang telah bekerja keras menjaga kondusivitas Subang saat gelombang aksi beberapa waktu lalu. Berkat sinergi dan patroli gabungan, kepolisian berhasil mengamankan 129 pelajar yang terlibat dalam rencana aksi provokatif.
“Alhamdulillah, berkat kesigapan anggota dan kerja sama dengan personel gabungan, aksi provokasi ratusan siswa berhasil digagalkan. Subang tetap aman dan kondusif hingga hari ini,” tambahnya.
Selain sosialisasi di sekolah, AKBP Dony juga mengajak orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama terkait penggunaan media sosial. Ia menekankan pentingnya membimbing pelajar agar tetap fokus belajar dan tidak mudah terpengaruh isu yang menyesatkan.
Kapolres Subang juga menegaskan kepada seluruh anggota untuk selalu profesional dalam menjalankan tugas, baik patroli malam, pengamanan unjuk rasa, maupun penanganan tindak kriminal.
“Laksanakan tugas dengan tegas, terukur, dan sesuai prosedur. Jaga soliditas, kekompakan, serta berikan pengabdian terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.

