Subang – Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten Subang bersama jajaran Forkopimda, TNI, Polri, serta kelompok tani menggelar acara syukuran pada Rabu (24/9/2025) di Gazebo halaman Kantor Pemda Subang. Kegiatan yang dimulai pukul 10.50 WIB ini berlangsung khidmat dan penuh rasa kebersamaan.
Turut hadir Wakil Bupati Subang Agus Masykur, Ketua DPRD Subang Viktor Wirabuana, Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, Kepala Kantor BPN Subang Wawan Hermawan, perwakilan Danlanud R. Suryadi Suryadarma, perwakilan Dandim 0605/Subang, serta para petani yang tergabung dalam P3STL.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, pemutaran video kilas balik, serta penyampaian sambutan.
Ketua P3STL dalam kesempatan itu menyoroti persoalan kepastian hukum lahan pertanian di beberapa wilayah Subang yang masih belum jelas statusnya. Ia menekankan pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap petani, terutama dalam pengelolaan lahan sekitar 5.400 hektar yang masih dikuasai pihak lain.
Wakil Bupati Subang Agus Masykur menegaskan bahwa petani adalah pilar utama perekonomian daerah.
Ia menyampaikan apresiasi atas capaian Subang yang kini ditetapkan sebagai lumbung padi nasional ketiga dengan produksi mencapai 1,2 juta ton. Meski kawasan Subang tengah berkembang menjadi pusat industri, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga kepentingan petani.
“Petani adalah kekuatan utama dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi daerah. Persoalan lahan, termasuk yang berkaitan dengan PG Rajawali, akan diselesaikan sesuai aturan hukum agar tidak menimbulkan konflik,” tegasnya.
Sebagai wujud dukungan nyata, Polres Subang bersama TNI dan Forkopimda menyalurkan sejumlah bantuan pertanian, di antaranya:
- 500 kg benih padi varietas Inpari 32
- 10 unit hansprayer merek Tasco ES17X
- Bibit pohon buah (jambu air, alpukat, mangga, rambutan, durian, kopi robusta) masing-masing 10 pohon
- 250 kg pupuk urea merek Tawon
- 500 kg beras untuk sembako
Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng, penyerahan bantuan secara simbolis, serta sesi foto bersama. Kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif, sekaligus menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan petani dalam mewujudkan kedaulatan pangan serta keadilan agraria di Kabupaten Subang.

