Close Menu
Subanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tim SAR gabungan berhasil temukan dua korban hilang di Curug cileat

16 Mei 2026

Usai Terima Laporan, Tim BPBD Subang Bergerak Cepat ke Lokasi Longsor, Dua Orang Dikabarkan Hilang

15 Mei 2026

Polisi Evakuasi Mayat Pria Mengambang di Sungai Cipunagara Pamanukan

14 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Minggu, Mei 17
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Ekonomi»IHSG Ditutup Melemah 0,21% ke Level 8.043,82, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini Kamis 2 Oktober 2025
Ekonomi

IHSG Ditutup Melemah 0,21% ke Level 8.043,82, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini Kamis 2 Oktober 2025

IHSG ditutup melemah 0,21% ke level 8.043,82 pada 1 Oktober 2025. Simak analisis lengkap dan rekomendasi saham pilihan hari ini Kamis, 2 Oktober 2025
RedaksiBy Redaksi2 Oktober 2025Tidak ada komentar5 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Grafik pergerakan IHSG 1 Oktober 2025 ditutup melemah 0,21% ke level 8.043,82 dengan rekomendasi saham pilihan untuk Kamis, 2 Oktober 2025.
IHSG kembali melemah pada perdagangan Rabu (1/10/2025), turun 0,21% ke level 8.043,82. Investor disarankan mencermati saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Foto. Tirto.id
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Subang Info – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, 1 Oktober 2025, kembali menunjukkan pelemahan setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi. Di akhir perdagangan, IHSG harus rela parkir di zona merah dengan penurunan 0,21% atau terkoreksi 17,18 poin ke level 8.043,82.

Baca Juga : BPI Danantara Lirik Investasi Pangan dan Kesehatan di Eropa, Siap Gandeng Perusahaan Global

Pelemahan ini memperlihatkan bahwa sentimen pasar masih cenderung negatif, meskipun sempat ada dorongan positif di awal sesi. Pada perdagangan pagi, IHSG bahkan sempat menyentuh posisi tertinggi harian di level 8.093,69, yang merupakan harga pembukaan. Namun seiring berjalannya waktu, tekanan jual semakin besar sehingga indeks merosot hingga mendekati titik terendah harian di level 8.034,25 sebelum akhirnya ditutup.


Table of Contents

Toggle
  • Sektor Penyebab Pelemahan IHSG
  • Data Perdagangan: Investor Lebih Banyak Melepas Saham
  • Sentimen yang Mempengaruhi IHSG
  • Peluang di Balik Koreksi IHSG
  • Rekomendasi Saham Hari Ini Kamis, 2 Oktober 2025
    • 1. BRI Danareksa Sekuritas
    • 2. BNI Sekuritas
    • 3. Phillip Sekuritas
    • 4. MNC Sekuritas
    • 5. CGS International Sekuritas
    • 6. Phintraco Sekuritas
    • 7. Panin Sekuritas
    • 8. Mirae Asset Sekuritas
    • 9. Samuel Sekuritas
  • Analisis: Sektor yang Layak Dicermati
        • Author: Redaksi

Sektor Penyebab Pelemahan IHSG

Sejumlah sektor menjadi kontributor utama penurunan IHSG. Berdasarkan data perdagangan, sektor konsumen primer, transportasi, dan keuangan tercatat sebagai penyumbang pelemahan terbesar.

  • Sektor konsumen primer turun sekitar 1,02% akibat tekanan pada beberapa emiten besar di subsektor makanan, minuman, dan kebutuhan rumah tangga.
  • Sektor transportasi ikut terkoreksi hingga 0,97%, dipicu pelemahan saham perusahaan logistik maupun maskapai.
  • Sektor keuangan juga melemah sebesar 0,69%, dengan saham perbankan menjadi salah satu yang paling banyak dilepas investor.

Koreksi di ketiga sektor ini cukup signifikan sehingga menarik indeks komposit kembali ke zona merah, meskipun ada beberapa saham dari sektor energi dan tambang yang sempat menopang.


Data Perdagangan: Investor Lebih Banyak Melepas Saham

Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari tersebut mencatatkan volume perdagangan hingga 59,47 miliar saham. Nilai transaksi harian mencapai sekitar Rp23,98 triliun dengan frekuensi sebanyak 2,84 juta kali.

Dari total emiten yang tercatat, terdapat:

  • 378 saham ditutup melemah,
  • 289 saham mampu menguat,
  • 130 saham stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

Kondisi ini menandakan bahwa mayoritas investor lebih memilih melakukan aksi ambil untung (profit taking), sehingga tekanan jual lebih dominan dibandingkan dorongan beli.


Sentimen yang Mempengaruhi IHSG

Sejumlah faktor eksternal dan internal turut memengaruhi pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin. Dari faktor global, investor masih mencermati isu shutdown pemerintah Amerika Serikat (AS) yang berdampak pada pasar keuangan global. Meskipun rupiah justru berhasil menguat sekitar 0,33% terhadap dolar AS, hal ini belum cukup untuk menopang pasar saham domestik.

Baca Juga : Seremoni Pencatatan Perdana Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) di Bursa Efek Indonesia

Selain itu, ramainya aksi Initial Public Offering (IPO) dalam beberapa bulan terakhir juga menjadi perhatian. Banyaknya saham baru di pasar memberi tekanan tambahan, terutama ketika kinerja beberapa emiten hasil IPO belum sesuai ekspektasi sehingga sebagian investor mencatat kerugian.


Peluang di Balik Koreksi IHSG

Meski IHSG terkoreksi, bukan berarti tidak ada peluang. Koreksi indeks justru sering kali membuka ruang bagi investor untuk mengoleksi saham-saham pilihan dengan harga lebih murah. Menurut sejumlah analis, tren jangka panjang IHSG masih cukup positif seiring dengan stabilitas ekonomi dalam negeri serta pertumbuhan sektor riil.

Pada perdagangan Kamis, 2 Oktober 2025, sejumlah broker telah merilis rekomendasi saham pilihan yang dinilai menarik untuk dicermati. Saham-saham ini umumnya masih memiliki prospek pertumbuhan, baik dari sisi fundamental maupun teknikal.


Rekomendasi Saham Hari Ini Kamis, 2 Oktober 2025

Berikut daftar saham rekomendasi dari beberapa sekuritas besar yang bisa dijadikan pertimbangan oleh investor:

1. BRI Danareksa Sekuritas

  • BRMS (Bumi Resources Minerals)
  • BKSL (Sentul City Tbk)
  • BUVA (Bukit Uluwatu Villa)

2. BNI Sekuritas

  • BUMI (Bumi Resources)
  • MBMA (Merdeka Battery Materials)
  • EMTK (Elang Mahkota Teknologi)
  • MLPL (Multipolar Tbk)
  • BRPT (Barito Pacific)
  • COIN (Coin International)

3. Phillip Sekuritas

  • JPFA (Japfa Comfeed Indonesia)
  • BBHI (Allo Bank)
  • PSAB (J Resources Asia Pasifik)

4. MNC Sekuritas

  • BUKA (Bukalapak)
  • ICBP (Indofood CBP Sukses Makmur)
  • KRAS (Krakatau Steel)
  • MINA (Sanur Marina Realty)

5. CGS International Sekuritas

  • BTPS (Bank BTPN Syariah)
  • PSAB
  • ARCI (Archi Indonesia)
  • HRTA (Hartadinata Abadi)
  • ANTM (Aneka Tambang)
  • BRPT

6. Phintraco Sekuritas

  • UNVR (Unilever Indonesia)
  • ANTM
  • JPFA
  • MAIN (Malindo Feedmill)
  • PYFA (Pyridam Farma)

7. Panin Sekuritas

  • ADMR (Adaro Minerals)
  • TLKM (Telkom Indonesia)
  • BRIS (Bank Syariah Indonesia)

8. Mirae Asset Sekuritas

  • AADI (Asuransi Bintang)
  • ADES (Akasha Wira International)
  • HRTA
  • COCO (Wahana Pronatural)
  • OASA (Protech Mitra Perkasa)
  • OILS (Indo Oil Perkasa)

9. Samuel Sekuritas

  • BBCA (Bank Central Asia)
  • BUMI
  • TINS (Timah Tbk)
  • HRUM (Harum Energy)
  • BKSL
  • FILM (MD Pictures)

Analisis: Sektor yang Layak Dicermati

Beberapa analis menilai sektor tambang, energi, dan teknologi masih berpeluang mencatatkan penguatan. Harga komoditas global yang relatif stabil memberi ruang bagi emiten tambang seperti ANTM, TINS, dan HRUM untuk tetap menarik.

Sementara itu, saham teknologi seperti BUKA dan EMTK dinilai potensial seiring tren digitalisasi dan meningkatnya transaksi online. Dari sektor keuangan, saham perbankan besar seperti BBCA dan BRIS juga tetap layak dipertimbangkan karena prospek pertumbuhan kredit dan digital banking yang semakin kuat.

Meskipun IHSG ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 1 Oktober 2025, hal ini bukanlah akhir dari tren positif pasar modal Indonesia. Koreksi yang terjadi justru membuka peluang akumulasi di saham-saham tertentu. Investor disarankan tetap mencermati sentimen global, pergerakan rupiah, serta kinerja emiten sebelum mengambil keputusan investasi.

Rekomendasi saham hari ini dari berbagai sekuritas menunjukkan beragam sektor yang masih menarik, mulai dari tambang, energi, konsumer, hingga teknologi. Dengan strategi yang tepat, investor tetap bisa meraih peluang di tengah volatilitas pasar.

Redaksi
Author: Redaksi

Redaksi Subang Info

Ekonomi IHSG hari ini saham
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi
  • Website

Redaksi Subang Info

Related Posts

Pusat Jajanan UMKM Pamanukan Tawarkan Konsep Modern dan Menu Berkualitas

10 Januari 2026

Culinary Feast Jadi Daya Tarik Malam Tahun Baru di Fave Hotel Pamanukan

1 Januari 2026

Pamanukan Culinary di Fave Hotel Diserbu Pengunjung dari Berbagai Daerah

31 Desember 2025

Menkeu Ungkap Rp 4,5 Triliun Anggaran Dikembalikan, Prabowo Soroti Kinerja Kementerian Lamban

16 Desember 2025

Kisah Dakey House: Dari Modal Awal Rp100 Ribu, Ibu Rumah Tangga Subang Ubah Sampah Kelapa Jadi Produk Eco-Friendly

9 Desember 2025

Kerajinan Serat Daun Nanas Potensi Identitas Subang: Ketua Dekranasda Ega Anjani Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas dan Raih Hak Paten

22 November 2025
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Artikel

Tim SAR gabungan berhasil temukan dua korban hilang di Curug cileat

16 Mei 2026

Subang – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua wisatawan asal Kabupaten Karawang yang sebelumnya dilaporkan…

Usai Terima Laporan, Tim BPBD Subang Bergerak Cepat ke Lokasi Longsor, Dua Orang Dikabarkan Hilang

15 Mei 2026

Polisi Evakuasi Mayat Pria Mengambang di Sungai Cipunagara Pamanukan

14 Mei 2026

Komisi V DPRD Jabar Dorong Program Sekolah Maung Jadi Transformasi Pendidikan Berkualitas

14 Mei 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.