Pamanukan — Pusat Jajanan UMKM Pamanukan yang dikenal dengan nama jajanan Adam Hawa, beralamat di Jalan Husen Kertadibarata No. 23, Pamanukan, tercatat sebagai pusat jajanan UMKM pertama yang hadir di wilayah tersebut.
Keberadaannya menjadi wadah bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang sekaligus menarik minat masyarakat pecinta kuliner.
Mengusung desain toko yang modern dan estetik, pusat jajanan ini juga mengutamakan kebersihan area, sehingga pengunjung merasa nyaman saat memilih berbagai menu jajanan yang tersedia. Konsep tersebut dinilai mampu memberikan pengalaman berbelanja yang berbeda dibandingkan pusat jajanan pada umumnya.
Neneng Nursolihat (33), salah satu pencetus Pusat Jajanan UMKM Pamanukan, mengungkapkan bahwa persaingan di dunia UMKM saat ini semakin ketat. Namun demikian, ia tetap optimistis usaha yang dijalankan dapat terus bertahan dan berkembang.
“Seiring berjalannya waktu, persaingan UMKM memang semakin banyak. Tapi saya yakin dan percaya, rezeki tidak akan tertukar,” ujar Neneng saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (10/1/2026).
Ia menambahkan, kepada para mitra yang tergabung di Pusat Jajanan UMKM Pamanukan, dirinya selalu memberikan arahan agar menjaga kualitas menu, terutama dari segi rasa dan kerapihan kemasan. Menurutnya, kepuasan pembeli menjadi kunci utama agar usaha dapat berjalan berkelanjutan.
Saat ini, Pusat Jajanan UMKM Pamanukan beroperasi penuh setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB. Meski buka dalam waktu yang cukup panjang, pengelola menerapkan sistem pergantian menu secara berkala agar makanan yang dijual tetap segar.
“Menu selalu kami Refil, jadi yang disajikan ke pembeli benar-benar dalam kondisi fresh,” jelasnya.

Seiring meningkatnya kualitas layanan dan variasi menu, jumlah pembeli pun terus bertambah. Tidak hanya berasal dari wilayah Pamanukan, pengunjung dari luar daerah juga mulai berdatangan untuk menikmati jajanan yang tersedia di pusat UMKM tersebut.
