SUBANG – Festival kreatif bergengsi FIKOM Creative Movement (FCM) 2026 yang digelar oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Subang pada Sabtu (20/6) kemarin sukses besar. Acara tahunan ini berhasil menyedot perhatian publik sekaligus menjadi panggung pembuktian nyata atas ide, kreativitas, dan potensi luar biasa generasi muda di bidang industri kreatif.
Mengusung tema besar “Creative Exposure: From Idea to Stage”, FCM 2026 berhasil menyajikan paket lengkap yang menggabungkan unsur edukasi dan hiburan lewat rangkaian seminar, lokakarya (workshop), hingga pertunjukan musik terbuka. Namun, di balik kemegahan dan kelancaran acara yang dinikmati oleh masyarakat umum tersebut, ada perjuangan luar biasa dari mental baja para panitia di belakang layar.
Ketatnya ritme kerja di lapangan terbuka sempat memicu benturan dinamika dan ego internal akibat tekanan waktu. Kendati demikian, seluruh kru lapangan berhasil meredam ego mereka demi memastikan kenyamanan penonton dari awal hingga akhir acara.Gilang Ramadan, salah satu representatif panitia penyelenggara, mengungkapkan bahwa kesuksesan besar ini juga menjadi ruang pendewasaan yang sangat berharga bagi seluruh tim.
“Bagi saya pribadi, FCM 2026 kemarin benar-benar jadi ruang pendewasaan yang luar biasa. Menyatukan banyak kepala di lapangan terbuka itu jelas penuh dinamika, bahkan ego panitia sempat diuji karena ritme kerja yang serba cepat. Tapi di situlah letak mahalnya pengalaman ini; kami dipaksa menyingkirkan perbedaan demi memastikan kenyamanan penonton dari awal sampai akhir,” ungkap Gilang.
Semua peluh, kerja keras, dan ketegangan mengawal jalannya panggung dari terik siang hingga larut malam akhirnya terbayar tunai dengan respons luar biasa dari para pengunjung.
“Begitu lampu panggung utama padam dan acara dinyatakan sukses, ada kepuasan batin yang gak bisa dinilai dengan uang. Mahasiswa FIKOM Unsub berhasil menunjukkan kualitas kerja yang sesungguhnya!” pungkas Gilang penuh kebanggaan.
