Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sempat Heboh Disebut Aksi Begal, Kasus Viral di Blanakan Ternyata Berawal dari Kesalahpahaman

29 Agustus 2026

Sekretariat DPRD Jabar Matangkan Persiapan Rapat Paripurna Hari Jadi ke-81 Jawa Barat

28 Agustus 2026

DPRD Jabar Soroti Pengangguran Terdidik, Pemprov Didesak Perkuat Lapangan Kerja

28 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Sabtu, Agustus 29
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Artikel»Sempat Heboh Disebut Aksi Begal, Kasus Viral di Blanakan Ternyata Berawal dari Kesalahpahaman
Artikel

Sempat Heboh Disebut Aksi Begal, Kasus Viral di Blanakan Ternyata Berawal dari Kesalahpahaman

RedaksiBy Redaksi29 Agustus 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Subang – Peristiwa yang sempat viral di wilayah Blanakan, Kabupaten Subang, dan sebelumnya ramai disebut sebagai aksi begal, kini mendapat klarifikasi dari pihak-pihak yang terlibat.Pihak pelapor bersama kuasa hukum terlapor, Adv. Arey Kautsar P.S., S.H., menyampaikan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan aksi begal. Menurut keterangan yang disampaikan, kejadian itu terjadi akibat adanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak.Klarifikasi tersebut disampaikan setelah persoalan yang menjadi perhatian publik itu dimusyawarahkan oleh kedua pihak.Musyawarah berlangsung pada 28 Agustus 2026.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak disebut telah mencapai kesepakatan untuk berdamai dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.Kesepakatan perdamaian tersebut kemudian menjadi dasar bagi para pihak untuk meminta agar proses hukum terhadap perkara tersebut dapat mempertimbangkan mekanisme Restorative Justice (RJ).

Mohon Penyelesaian Melalui Restorative Justice

Atas tercapainya perdamaian, pihak pelapor dan terlapor melalui kuasa hukum menyampaikan permohonan kepada Kapolres Subang cq. Kasat Reskrim Polres Subang agar perkara tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice.

Permohonan tersebut didasarkan pada adanya kesepakatan antara para pihak untuk tidak melanjutkan persoalan dalam bentuk konflik, melainkan menyelesaikannya secara kekeluargaan.“Dengan telah tercapainya perdamaian antara kedua belah pihak, kami memohon agar perkara ini dapat dipertimbangkan untuk diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice,” demikian substansi permohonan yang disampaikan.

Dari Viral ke Kesepakatan Damai Peristiwa di Blanakan tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah beredar video di media sosial yang memunculkan beragam persepsi di tengah masyarakat.

Narasi yang berkembang di ruang publik bahkan mengarah pada dugaan aksi begal.Namun, berdasarkan klarifikasi dari pihak pelapor dan kuasa hukum terlapor, kejadian tersebut disebut tidak sebagaimana narasi begal yang beredar, melainkan berawal dari kesalahpahaman antara kedua pihak.

Dengan adanya musyawarah dan kesepakatan damai pada 28 Agustus 2026, para pihak berharap persoalan tersebut dapat segera memperoleh penyelesaian yang mengedepankan perdamaian dan pemulihan hubungan antarpihak.

Permohonan Restorative Justice selanjutnya menjadi kewenangan pihak kepolisian untuk menilai dan menentukan sesuai dengan ketentuan hukum serta mekanisme yang berlaku.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Menkeu Purbaya Tekankan Disiplin Anggaran dan Pengawasan Program Strategis di Jawa Barat

27 Agustus 2026

Kejari Subang Geledah 3 Lokasi Terkait Dugaan Mafia Pupuk Bersubsidi

27 Agustus 2026

Neng Tita Bersama Muslimat Nanggerang Hadiri Syahriyahan

26 Agustus 2026

LSM GMBI Subang Gelar Rapat Koordinasi, Perkuat Soliditas dan Persatuan

24 Agustus 2026

Gerbang Tol Sementara Cipeundeuy Resmi Dibuka, Akses Logistik ke Patimban Kini Gratis

22 Agustus 2026

Tak Pernah Lewat, GMBI KSM Pusakanagara Rutin Berbagi untuk Lansia dan Anak Yatim

20 Agustus 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Artikel

Sempat Heboh Disebut Aksi Begal, Kasus Viral di Blanakan Ternyata Berawal dari Kesalahpahaman

29 Agustus 2026

Subang – Peristiwa yang sempat viral di wilayah Blanakan, Kabupaten Subang, dan sebelumnya ramai disebut…

Sekretariat DPRD Jabar Matangkan Persiapan Rapat Paripurna Hari Jadi ke-81 Jawa Barat

28 Agustus 2026

DPRD Jabar Soroti Pengangguran Terdidik, Pemprov Didesak Perkuat Lapangan Kerja

28 Agustus 2026

DPRD Jabar Dukung Perampingan Birokrasi di Tengah Kondisi Fiskal yang Memprihatinkan

28 Agustus 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.