Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»Presiden Prabowo Copot Hendrar Prihadi dari Kepala LKPP, Ganjar: Itu Hak Prerogatif Presiden
Politik

Presiden Prabowo Copot Hendrar Prihadi dari Kepala LKPP, Ganjar: Itu Hak Prerogatif Presiden

RedaksiBy Redaksi18 September 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Ganjar Pranowo menanggapi pencopotan Hendrar Prihadi dari LKPP dengan menyebut itu hak prerogatif Presiden
Ganjar Pranowo menegaskan pencopotan Hendrar Prihadi dari Kepala LKPP adalah hak prerogatif Presiden.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan kabinet pada Rabu (17/9/2025). Salah satu nama yang dicopot adalah Hendrar Prihadi atau akrab disapa Hendi, dari jabatannya sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Keputusan ini menuai perhatian publik, mengingat Hendi baru menjabat Kepala LKPP sejak September 2022 lalu. Namun, Ketua DPP PDIP sekaligus mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menilai pencopotan tersebut sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.

Ganjar: Pencopotan Jabatan adalah Wewenang Presiden

Dalam keterangannya kepada media, Kamis (18/9/2025), Ganjar menegaskan bahwa keputusan Presiden untuk merombak pejabat, baik menteri maupun pimpinan lembaga setingkat kementerian, adalah kewenangan penuh yang tidak bisa diganggu gugat.

“Loh kalau soal menteri itu hak prerogatif presiden,” kata Ganjar.

Ia juga mengingatkan bahwa PDI Perjuangan kini tidak berada dalam jajaran kabinet pemerintahan Prabowo. Oleh karena itu, partai berlambang banteng moncong putih tersebut memilih bersikap sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan.

“PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang berada di luar pemerintah atau kabinet,” tegas Ganjar.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan posisi politik PDIP setelah hasil Pemilu 2024, di mana partai tersebut memilih untuk tidak bergabung dalam koalisi pemerintahan yang dipimpin Prabowo Subianto.

Hendi Kaget Dicopot dari Kepala LKPP

Hendrar Prihadi, yang sebelumnya dikenal sebagai Wali Kota Semarang, mengaku tidak mengetahui lebih awal mengenai pencopotannya dari jabatan Kepala LKPP. Ia baru mendapat kabar beberapa jam sebelum pelantikan pejabat baru digelar di Istana Negara.

“Iya, saya baru tahu hari ini,” kata Hendi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh media lokal di Jawa Tengah.

Posisi Hendi kini digantikan oleh Sarah Sadiqa, yang dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala LKPP yang baru.

Sosok Sarah Sadiqa Pengganti Hendi

Dalam reshuffle tersebut, Prabowo menunjuk Sarah Sadiqa sebagai Kepala LKPP. Meski namanya belum sepopuler pejabat lain, Sarah dinilai memiliki rekam jejak birokrasi yang baik serta pengalaman di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Langkah Prabowo ini dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pengadaan pemerintah agar lebih transparan, efisien, dan bebas dari praktik korupsi.

Reshuffle Kabinet Prabowo

Perubahan susunan kabinet dan pimpinan lembaga negara bukan kali pertama dilakukan Prabowo sejak dilantik sebagai Presiden pada Oktober 2024 lalu. Perombakan kali ini menegaskan komitmen Prabowo untuk menempatkan orang-orang yang dinilainya tepat di posisi strategis.

Selain pergantian di LKPP, reshuffle pada Rabu (17/9/2025) juga menyentuh beberapa jabatan penting lainnya. Meski begitu, fokus perhatian publik banyak tertuju pada pencopotan Hendi yang dianggap cukup mengejutkan.

PDIP Tetap Jadi Oposisi Konstruktif

Sikap Ganjar Pranowo yang menanggapi pencopotan Hendi dengan tenang menunjukkan konsistensi PDIP sebagai oposisi konstruktif. Alih-alih mengkritik keras, Ganjar menekankan bahwa langkah Presiden merupakan bagian dari sistem demokrasi yang sah.

Bagi PDIP, peran sebagai penyeimbang berarti mengawasi jalannya pemerintahan sekaligus menyuarakan kepentingan rakyat tanpa harus berada di dalam kabinet. Posisi ini juga memungkinkan PDIP lebih bebas mengkritisi kebijakan pemerintah jika dinilai tidak pro-rakyat.

LKPP dan Perannya dalam Pemerintahan

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) memiliki fungsi vital dalam mengatur, mengawasi, dan merumuskan kebijakan terkait pengadaan barang dan jasa di seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Transparansi dan efisiensi di LKPP menjadi kunci dalam mencegah pemborosan anggaran negara sekaligus menutup celah praktik korupsi.

Pergantian pucuk pimpinan LKPP dinilai akan membawa arah baru bagi lembaga tersebut. Dengan menunjuk Sarah Sadiqa, Presiden Prabowo tampaknya ingin memperkuat integritas dan kinerja LKPP agar sejalan dengan agenda reformasi birokrasi yang dicanangkan pemerintahannya.

Pencopotan Hendrar Prihadi dari jabatan Kepala LKPP dan penunjukan Sarah Sadiqa sebagai penggantinya menandai babak baru dalam dinamika pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bagi Ganjar Pranowo, langkah itu adalah hal wajar karena termasuk dalam hak prerogatif presiden.

Sementara Hendi sendiri mengaku terkejut, publik kini menunggu langkah apa yang akan diambil oleh Sarah dalam memimpin LKPP. Di sisi lain, PDIP menegaskan posisinya sebagai partai penyeimbang di luar kabinet, sebuah peran strategis dalam menjaga check and balance di tengah jalannya pemerintahan.

Ganjar Pranowo Hendrar Prihadi Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi
  • Website

Redaksi Subang Info

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

DPRD Jabar Minta Raperda Lingkungan Tak Sekadar Salin Aturan Pusat, Kearifan Lokal Harus Diperkuat

11 September 2026

DPRD Jabar Soroti Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Minta Diusut Menyeluruh

11 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.