Subang – Suasana khidmat acara adat Ruwat Jagat di Desa Jabong, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mendadak berubah tegang setelah Kepala Desa Jabong, Aminta, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya di hadapan masyarakat.
Dalam sambutannya, Aminta meluapkan rasa kecewa kepada Bupati Subang beserta jajaran pejabat kabupaten yang telah diundang, namun tak satu pun hadir pada kegiatan tahunan tersebut.
“Pada hari ini kita tunggu, tapi tidak ada. Padahal kita sudah menyiapkan — nu euweuh diteangan, nu aya dibeakeun. Keur naon? Keur ngameriahken acara ieu. Hayang katete, hayang katincak ku pejabat, ku pimpinan Subang, tempo-tempo teu aya. Tolong media viralkan saya,” ucap Kepala Desa Jabong dalam sambutannya dengan nada kecewa. Kamis 30/10/2025
Diketahui, panitia bersama masyarakat setempat telah menyiapkan acara secara matang, berharap kehadiran para pejabat menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi lokal. Namun harapan itu pupus setelah hingga acara dimulai, tak terlihat satupun tamu undangan dari pemerintah kabupaten.
Video pernyataan sang kades pun menyebar cepat di berbagai grup WhatsApp dan media sosial, menimbulkan beragam tanggapan warganet. Banyak yang menilai luapan emosi Aminta sebagai bentuk kekecewaan yang wajar karena merasa upaya masyarakat tidak dihargai.
Ruwat Jagat sendiri merupakan tradisi adat tahunan yang digelar warga Desa Jabong sebagai ungkapan rasa syukur dan doa untuk keselamatan alam serta masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Subang belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan ketidakhadiran Bupati maupun pejabat lainnya pada acara tersebut.
