Subang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Subang dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan Dusun Langgensari, Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, kembali dilanda genangan air, Minggu (22/2/2026). Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terganggu, terlebih saat memasuki bulan suci Ramadan.
Air yang merendam lingkungan permukiman memaksa warga harus beraktivitas di tengah genangan. Sejumlah warga mengeluhkan dampak yang ditimbulkan, mulai dari kesulitan menjalankan kegiatan sehari-hari hingga gangguan kesehatan.
Ketua RT setempat, Carsim, menyampaikan bahwa kondisi ini menjadi persoalan rutin setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi. Ia mengatakan, pada hari pertama Ramadan tahun ini, warga sudah harus berjibaku dengan air yang masuk ke lingkungan rumah.
“Di bulan Ramadan ini kami terus berhadapan dengan banjir. Kaki warga sampai terasa gatal karena terlalu lama terendam air. Baru satu hari puasa, kondisi kampung sudah seperti ini,” ujarnya.

Menurutnya, warga berharap adanya langkah nyata dari pihak terkait agar persoalan banjir tidak terus berulang setiap musim hujan. Ia menilai, dibutuhkan solusi jangka panjang seperti perbaikan saluran drainase, normalisasi aliran air, hingga pembangunan tanggul di titik-titik rawan.
Warga Dusun Langgensari berharap pemerintah desa maupun instansi terkait dapat segera turun tangan melakukan penanganan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih nyaman tanpa dihantui ancaman banjir setiap kali hujan turun deras.
