Close Menu
Subanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Dorong Penguatan IKM Tasikmalaya untuk Serap Tenaga Kerja dan Tembus Pasar Ekspor

28 April 2026

Dugaan Eksploitasi Berkedok TEFA di SMKS Budi Utomo Cikaum menuai Sorotan

28 April 2026

Ineu Purwadewi Sundari Dukung Pembentukan Holding BUMD untuk Tingkatkan Kinerja dan PAD Jabar

27 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Rabu, April 29
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Artikel»Warga Subang Diduga Jadi Korban TPPO di Kamboja
Artikel

Warga Subang Diduga Jadi Korban TPPO di Kamboja

RedaksiBy Redaksi27 April 2026Updated:27 April 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Subang — Seorang warga asal Cimerta, Pasirkareumbi, Kabupaten Subang, bernama Dasuki Faisal Abdulah, diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Saat ini, yang bersangkutan dilaporkan berada di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja sambil menunggu proses pemulangan ke tanah air.

Kasus ini mencuat setelah Dasuki menyampaikan pengaduan melalui akun media sosial Instagram milik Bupati Subang. Dalam pengaduannya, ia berharap mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah agar dapat segera dipulangkan dan memperoleh perlindungan.

Pihak keluarga korban juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang guna memperoleh pendampingan resmi. Menindaklanjuti laporan tersebut, instansi terkait langsung melakukan koordinasi dengan pihak berwenang di tingkat pusat.

Kepala Bidang Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja (Penta) Disnakertrans Subang, Dedi, membenarkan adanya laporan dari keluarga korban. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada Kementerian Luar Negeri serta BP3MI Bandung sebagai langkah awal penanganan kasus.

“Pengaduan dari keluarga sudah kami terima dan langsung ditindaklanjuti. Saat ini prosesnya sedang berjalan melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan BP3MI Bandung,” ujar Dedi saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, langkah administrasi dan koordinasi lintas instansi merupakan bagian dari upaya perlindungan terhadap warga Subang yang diduga mengalami permasalahan dalam penempatan kerja di luar negeri.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan ke luar negeri yang tidak melalui jalur resmi. Hal ini penting guna mencegah risiko eksploitasi serta praktik perdagangan orang yang marak terjadi di sejumlah negara, termasuk Kamboja.

“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan legalitas perusahaan penyalur tenaga kerja serta mengikuti prosedur resmi sesuai aturan yang berlaku. Hal ini penting untuk menghindari risiko menjadi korban TPPO,” pungkas Dedi.

Redaksi
Author: Redaksi

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

    Related Posts

    Dugaan Eksploitasi Berkedok TEFA di SMKS Budi Utomo Cikaum menuai Sorotan

    28 April 2026

    Figur Peduli Masyarakat, Ader Didorong Maju di Pilkades 2026”

    26 April 2026

    Dari Pemuda untuk Desa, Raden Sugihanto Siap Maju di Pilkades Jatiragas Hilir

    26 April 2026

    Stasiun Pegaden Baru Kembali Ramai, Mobilitas Warga Subang Meningkat Signifikan

    20 April 2026

    Nyawa Lansia Direnggut, Harta Dikuras, Pelaku Segera Ditangkap!

    19 April 2026

    Uang Puluhan Juta dan Emas Raib, Lansia di Rancaudik Tewas Diduga Dibunuh

    16 April 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Politik

    DPRD Jabar Dorong Penguatan IKM Tasikmalaya untuk Serap Tenaga Kerja dan Tembus Pasar Ekspor

    28 April 2026

    Kota Tasikmalaya — Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat meminta pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap…

    Dugaan Eksploitasi Berkedok TEFA di SMKS Budi Utomo Cikaum menuai Sorotan

    28 April 2026

    Ineu Purwadewi Sundari Dukung Pembentukan Holding BUMD untuk Tingkatkan Kinerja dan PAD Jabar

    27 April 2026

    Warga Subang Diduga Jadi Korban TPPO di Kamboja

    27 April 2026
    Our Picks
    Stay In Touch
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Facebook Instagram TikTok
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman media
    © 2026 subanginfo.id

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.