Subang— Dinamika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Jatiragas Hilir, Kecamatan Patokbeusi, kian terasa. Sejumlah figur mulai menunjukkan keseriusannya untuk maju dalam kontestasi yang dijadwalkan berlangsung pada 2026 mendatang. Salah satu bakal calon yang mencuri perhatian adalah Raden Sugihanto (RS).
Dalam berbagai materi sosialisasi yang beredar di tengah masyarakat, Raden Sugihanto tampil dengan gagasan pembangunan desa yang menitikberatkan pada pemberdayaan generasi muda, pengembangan olahraga, serta pelestarian adat dan kearifan lokal.
Ia mengusung tema besar “Tuneung Ludeng Tandang Makalangan,” yang mencerminkan semangat keberanian, kesiapan, dan tekad menghadapi berbagai tantangan pembangunan desa ke depan.
Fokus pada Pemuda dan Budaya
Raden Sugihanto menilai, pemuda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perubahan. Oleh karena itu, ia mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam berbagai sektor pembangunan, mulai dari kegiatan sosial hingga pengembangan potensi desa.
“Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam membangun desa yang maju dan berdaya saing,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam materi sosialisasinya.
Selain itu, pelestarian adat dan budaya lokal juga menjadi perhatian utama. Menurutnya, identitas desa harus tetap dijaga di tengah arus modernisasi yang terus berkembang.
Visi dan Program Prioritas
Raden Sugihanto mengusung visi: “Terwujudnya Desa Jatiragas Hilir yang Maju, Sehat, Berbudaya, dan Berdaya Saing melalui Pemuda yang Aktif, Kreatif, dan Berakhlak.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia merancang sejumlah program prioritas, di antaranya:
- Meningkatkan partisipasi pemuda dalam pembangunan desa
- Mengembangkan sektor olahraga dan kegiatan kepemudaan
- Melestarikan budaya dan kearifan lokal
- Mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel
- Menghadirkan program peningkatan kesejahteraan masyarakat
Komitmen Kepemimpinan
Dalam pernyataannya, Raden Sugihanto menegaskan komitmennya untuk memimpin dengan prinsip kejujuran, kepedulian, serta inovasi. Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam menjalankan roda pemerintahan desa.
Dengan mengusung tagline “Mapag Carita NU kudu nyata,” ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan perubahan yang konkret.
Momentum Arah Baru Desa
Pilkades Jatiragas Hilir 2026 dipandang sebagai momentum penting dalam menentukan arah pembangunan desa di masa mendatang. Selain menjadi ajang demokrasi tingkat desa, kontestasi ini juga membuka peluang hadirnya kepemimpinan baru yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih adaptif.
Seiring waktu yang masih berjalan menuju hari pemungutan suara, dinamika politik desa diperkirakan akan terus berkembang, seiring munculnya berbagai gagasan dan figur yang siap bersaing secara sehat.
