Kabupaten Cianjur — Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong percepatan pembangunan fasilitas tambahan kolam labuh di Pelabuhan Perikanan Jayanti, Kabupaten Cianjur. Proyek tersebut dinilai penting demi meningkatkan keselamatan kerja dan kesejahteraan ribuan nelayan setempat.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Lina Ruslinawati, menyampaikan hal itu usai melakukan peninjauan lapangan dan berdialog dengan para nelayan di Pelabuhan Jayanti, Rabu (20/5/2026).
Menurut Lina, kondisi pelabuhan saat ini sudah sangat mendesak. Berdasarkan data dari rukun nelayan, terdapat sekitar 2.000 nelayan dengan jumlah perahu yang sama aktif beroperasi di kawasan tersebut. Namun, kapasitas kolam labuh yang tersedia saat ini hanya mampu menampung sekitar 300 perahu.
Akibat keterbatasan tersebut, banyak perahu nelayan terpaksa bersandar di laut lepas sehingga rentan terdampak gelombang besar, terisi air, hingga hanyut terbawa arus. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan nelayan sekaligus mengancam mata pencaharian mereka.
Lina menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebenarnya telah menyiapkan anggaran untuk perluasan kolam labuh. Namun, proses pembangunan masih menghadapi kendala di lapangan, terutama terkait penggunaan lahan di sekitar pelabuhan yang saat ini dimanfaatkan sebagian pedagang.
Ia menegaskan bahwa lahan tersebut merupakan aset pemerintah yang direncanakan untuk mendukung pembangunan fasilitas pelabuhan demi kepentingan masyarakat luas, khususnya para nelayan.
Selain itu, Lina juga menyoroti adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai turut memengaruhi situasi sehingga proses pembangunan berjalan lambat. Meski demikian, ia mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan kepentingan bersama dan mencari solusi secara persuasif.
Menurutnya, pendekatan dialog menjadi langkah terbaik agar tidak menimbulkan konflik maupun kekecewaan di tengah masyarakat nelayan yang jumlahnya mencapai ribuan orang.
Komisi II DPRD Jawa Barat pun berharap Gubernur Jawa Barat dapat meninjau langsung kondisi Pelabuhan Jayanti guna membantu mencari solusi terbaik bagi semua pihak dan mempercepat realisasi pembangunan fasilitas kolam labuh tersebut.
