Kota Bandung — Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Sekolah Lansia Perempuan “Nyaah Ka Indung” yang dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan lanjut usia agar tetap sehat, aktif, dan produktif.
Dukungan tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, Siti Muntamah, saat memberikan sambutan dalam kegiatan yang digelar di Rooftop Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (13/5/2025).
Menurut Siti, keberadaan sekolah lansia menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap perempuan, keluarga, anak, dan lansia merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus terus diperjuangkan.
Ia menyebutkan, jumlah lansia di Jawa Barat saat ini mencapai sekitar 5,9 juta jiwa. Karena itu, program pendidikan dan pemberdayaan bagi lansia dinilai penting agar mereka tetap memiliki kualitas hidup yang baik dan mampu berperan aktif di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Siti juga menambahkan, Komisi V DPRD Jawa Barat mendukung berbagai program yang dijalankan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat sebagai mitra kerja dalam meningkatkan kesejahteraan lansia, khususnya perempuan.
Sementara itu, Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, menjelaskan bahwa Program Sekolah Lansia Perempuan “Nyaah Ka Indung” dilatarbelakangi meningkatnya angka populasi lansia di Jawa Barat.
Menurutnya, kondisi aging population di Jawa Barat telah mencapai sekitar 11 persen, dengan jumlah lansia perempuan mencapai 51,71 persen atau lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Hal itu menjadi dasar bagi DP3AKB untuk menghadirkan program pendidikan nonformal khusus bagi lansia perempuan.
Program tersebut diharapkan mampu memberikan pengetahuan, keterampilan, dan dukungan psikososial bagi perempuan lanjut usia agar dapat menjalani masa tua dengan lebih berkualitas.
Melalui Program Sekolah Lansia Perempuan “Nyaah Ka Indung”, DPRD Jawa Barat berharap para lansia perempuan tetap berdaya, memiliki wawasan yang memadai, serta terus aktif berkontribusi dalam keluarga dan lingkungan sosialnya.
