Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Prabowo Tiba di Kalbar, Pantau Karhutla: 198 Hotspot Terdeteksi dalam 24 Jam

23 Agustus 2026

DBH Jawa Barat Baru Cair Rp19,7 Miliar dari Kurang Bayar Rp1,2 Triliun, DPRD Soroti Dampaknya ke Pembangunan

23 Agustus 2026

Ketua DPRD Jabar Dorong Pembangunan Seimbang, Tak Hanya Infrastruktur tapi Juga Pengentasan Kemiskinan

23 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Senin, Agustus 24
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»DPRD Jabar Tegaskan Syarat Penghasilan Rp10 Juta untuk Sekolah Maung Hoaks, Seleksi Berdasarkan Prestasi
Politik

DPRD Jabar Tegaskan Syarat Penghasilan Rp10 Juta untuk Sekolah Maung Hoaks, Seleksi Berdasarkan Prestasi

HafidhBy Hafidh8 Juni 2026Updated:8 Juni 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

BANDUNG – DPRD Provinsi Jawa Barat membantah informasi yang menyebut calon peserta didik Sekolah Maung (Manusia Unggul) harus berasal dari keluarga dengan penghasilan minimal Rp10 juta per bulan. Informasi tersebut dipastikan tidak benar dan tidak pernah menjadi bagian dari persyaratan resmi program.

Belakangan, kabar mengenai syarat penghasilan orang tua minimal Rp10 juta ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial dan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Sejumlah pihak menilai syarat tersebut berpotensi membatasi akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Jawa Barat, George Edwin Sugiharto, menegaskan bahwa sejak awal perencanaan hingga pelaksanaan program Sekolah Maung, tidak pernah ada pembahasan terkait ketentuan penghasilan orang tua sebagai syarat penerimaan siswa.

“Sepanjang yang saya ketahui, Sekolah Maung merupakan program baru dan tidak pernah ada pembahasan mengenai syarat penghasilan orang tua minimal Rp10 juta. Informasi tersebut tidak benar,” ujar George, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, Sekolah Maung dirancang untuk menjaring peserta didik yang memiliki kemampuan akademik unggul, prestasi yang membanggakan, serta minat dan bakat khusus di berbagai bidang.

Karena itu, proses seleksi lebih menitikberatkan pada kualitas, kompetensi, dan potensi peserta didik, bukan pada kondisi ekonomi keluarga mereka.

George menegaskan bahwa akses terhadap pendidikan berkualitas harus dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi ekonomi. Bahkan, siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu seharusnya mendapatkan dukungan lebih besar melalui berbagai program bantuan pendidikan maupun beasiswa.

“Fokus utama Sekolah Maung adalah memberikan ruang bagi siswa-siswa terbaik untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Latar belakang ekonomi bukan menjadi faktor penentu dalam seleksi,” katanya.

Ia berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada sumber resmi pemerintah maupun Dinas Pendidikan Jawa Barat terkait pelaksanaan Program Sekolah Maung.

Program Sekolah Maung sendiri merupakan salah satu inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menciptakan ekosistem pendidikan unggulan yang mampu mencetak generasi berprestasi, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

DPRD Jawa Barat George Edwin Sugiharto Sekolah Manusia Unggul Sekolah Maung
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

Prabowo Tiba di Kalbar, Pantau Karhutla: 198 Hotspot Terdeteksi dalam 24 Jam

23 Agustus 2026

DBH Jawa Barat Baru Cair Rp19,7 Miliar dari Kurang Bayar Rp1,2 Triliun, DPRD Soroti Dampaknya ke Pembangunan

23 Agustus 2026

Ketua DPRD Jabar Dorong Pembangunan Seimbang, Tak Hanya Infrastruktur tapi Juga Pengentasan Kemiskinan

23 Agustus 2026

Siti Muntamah Soroti Anak Tidak Sekolah dan Penerimaan Siswa di Jawa Barat

23 Agustus 2026

Persiapan HUT ke-81 Jabar Capai 99 Persen, DPRD Pastikan Rapat Paripurna Berjalan Lancar

22 Agustus 2026

Rahmat Hidayat Djati: Pembangunan Desa Harus Jaga Lingkungan dan Tingkatkan Pelayanan

22 Agustus 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

Prabowo Tiba di Kalbar, Pantau Karhutla: 198 Hotspot Terdeteksi dalam 24 Jam

23 Agustus 2026

KUBU RAYA — Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kabupaten Kubu Raya,…

DBH Jawa Barat Baru Cair Rp19,7 Miliar dari Kurang Bayar Rp1,2 Triliun, DPRD Soroti Dampaknya ke Pembangunan

23 Agustus 2026

Ketua DPRD Jabar Dorong Pembangunan Seimbang, Tak Hanya Infrastruktur tapi Juga Pengentasan Kemiskinan

23 Agustus 2026

Siti Muntamah Soroti Anak Tidak Sekolah dan Penerimaan Siswa di Jawa Barat

23 Agustus 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.