Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»Anggota DPRD Jabar Soroti Perubahan Nilai SPMB 2026 dan Sistem Desil Bansos
Politik

Anggota DPRD Jabar Soroti Perubahan Nilai SPMB 2026 dan Sistem Desil Bansos

HafidhBy Hafidh7 Juli 2026Updated:31 Juli 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Kota Bogor – Anggota Komisi VI DPRD Provinsi Jawa Barat, Fetty Anggraenidini, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Bale Warga RT 01 RW 03, Kelurahan Tegal Lega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (3/7/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor untuk memberikan sosialisasi mengenai sistem desil dan mekanisme penyaluran bantuan sosial (bansos), sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari perubahan status desil penerima bansos hingga pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tingkat SMA dan SMK di Kota Bogor.

Fetty mengatakan, sosialisasi mengenai sistem desil sengaja melibatkan Dinsos Kota Bogor karena selama agenda pengawasan dan reses, sebagian besar aspirasi masyarakat berkaitan dengan perubahan status desil yang memengaruhi penerimaan bantuan sosial.

Menurutnya, kehadiran instansi teknis diperlukan agar masyarakat memperoleh penjelasan secara langsung mengenai mekanisme penentuan desil serta proses pendataan yang dilakukan pemerintah.

Selain persoalan bansos, Fetty juga menyoroti sejumlah laporan masyarakat terkait pelaksanaan SPMB 2026. Salah satu aduan berasal dari orang tua calon peserta didik yang mendaftar di SMA Maung.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, nilai calon peserta didik yang semula tercatat sekitar 319 poin berubah menjadi sekitar 300 poin saat memasuki proses verifikasi pada hari ketiga.

Fetty menilai, dalam proses seleksi seharusnya yang berubah adalah posisi peringkat akibat persaingan antarpeserta, bukan nilai yang telah diperoleh calon peserta didik.

Menurutnya, perubahan nilai pada tahap verifikasi menjadi indikasi adanya persoalan yang perlu dievaluasi oleh penyelenggara SPMB agar proses seleksi berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Meski demikian, Fetty menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan berarti keberadaan SMA Maung tidak efektif. Ia menilai evaluasi harus difokuskan pada mekanisme pelaksanaan SPMB sehingga mampu memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi masyarakat.

Ia berharap berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaan SPMB 2026 dapat menjadi bahan evaluasi menyeluruh sehingga tidak kembali terulang pada pelaksanaan SPMB tahun 2027.

Menurut Fetty, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat bersama seluruh satuan pendidikan masih memiliki waktu sekitar satu tahun untuk melakukan pembenahan sistem, meningkatkan kualitas layanan, serta mempersiapkan pelaksanaan SPMB yang lebih baik pada tahun mendatang.

Dinas Sosial Kota Bogor DPRD Jawa Barat Fetty Anggraenidini Komisi VI DPRD Jabar SMA Maung SPMB 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

DPRD Jabar Minta Raperda Lingkungan Tak Sekadar Salin Aturan Pusat, Kearifan Lokal Harus Diperkuat

11 September 2026

DPRD Jabar Soroti Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Minta Diusut Menyeluruh

11 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.