Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»Komisi III DPRD Jabar Waspadai Dampak Kendaraan Listrik terhadap PAD, Minta Mitigasi Fiskal
Politik

Komisi III DPRD Jabar Waspadai Dampak Kendaraan Listrik terhadap PAD, Minta Mitigasi Fiskal

HafidhBy Hafidh12 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menyoroti fenomena peralihan masif masyarakat dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik yang dinilai berpotensi menekan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pasalnya, struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat hingga kini masih sangat bergantung pada penerimaan pajak kendaraan konvensional.

Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Jajang Rohana, mengingatkan pemerintah provinsi agar segera menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi risiko fiskal yang muncul seiring berkembangnya tren kendaraan ramah lingkungan tersebut.

“Komisi III DPRD Jawa Barat mencermati dinamika dan tantangan pengelolaan pendapatan daerah ke depan, salah satunya berkaitan dengan perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap kendaraan bermotor, dari berbasis bensin ke kendaraan listrik,” ujar Jajang Rohana, Minggu (11/1).

Pernyataan tersebut juga disampaikan Jajang saat memimpin kunjungan kerja dalam rangka evaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus penyusunan rencana kerja tahun 2026 di Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jumat (9/1).

Dalam kunjungan tersebut, Jajang mengungkapkan bahwa pergeseran minat masyarakat, khususnya di Kabupaten Bandung Barat, dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik—terutama sepeda motor—terjadi cukup signifikan.

Ia menilai, tanpa adanya strategi diversifikasi pendapatan yang tepat, tren ini berpotensi mengganggu stabilitas penerimaan daerah. Hal ini mengingat Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) selama ini masih menjadi penopang utama pendapatan Provinsi Jawa Barat.

“Pendapatan daerah masih sangat bergantung pada pajak kendaraan bermotor. Oleh karena itu, kebijakan terkait kendaraan listrik harus disiapkan secara bertahap dan matang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Jajang menekankan bahwa kondisi tersebut perlu menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan target pendapatan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 agar tidak terjadi selisih target penerimaan (shortfall).

Ia juga meminta P3D serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat untuk bersikap lebih realistis dengan menjadikan capaian pendapatan tahun 2025 sebagai dasar proyeksi tahun berikutnya.

“Capaian hingga akhir 2025 harus menjadi bahan evaluasi bersama. Di awal tahun ini, kita perlu lebih cermat dalam menetapkan target, termasuk dalam pembahasan APBD 2026, agar target yang ditetapkan tetap realistis dan dapat dicapai,” pungkas Jajang.

DPRD Jawa Barat Jajang Rohana Komisi III DPRD Jabar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

DPRD Jabar Minta Raperda Lingkungan Tak Sekadar Salin Aturan Pusat, Kearifan Lokal Harus Diperkuat

11 September 2026

DPRD Jabar Soroti Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Minta Diusut Menyeluruh

11 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.