Subang — Aksi kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan oleh dr. Maxi. Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang tersebut kembali turun langsung membantu warga yang tengah mengalami kesulitan kesehatan.
Kali ini, bantuan diberikan kepada seorang perempuan penderita tumor bernama Nok Restem (53), warga Dusun Wanaraja RT 29 RW 06, Desa Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Rabu, 14/1/ 2026.
Nok Restem diketahui menderita tumor di bagian pipi. Sebelumnya, ia sempat menjalani pengobatan di RS Abdul Radjak Purwakarta hingga dinyatakan membaik. Namun, biaya pengobatan saat itu berasal dari hasil swadaya masyarakat. Seiring waktu, penyakit yang dideritanya kembali kambuh bahkan dengan kondisi yang lebih parah.
Istri dari Carda Miharja tersebut saat ini menghadapi keterbatasan ekonomi. Iuran BPJS Kesehatan yang dibayarkan secara mandiri menunggak hingga Rp1,75 juta, sehingga Nok Restem tidak dapat melanjutkan pengobatan secara optimal.
Mendengar kabar tersebut, dr. Maxi yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Subang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) langsung bergerak cepat dengan mendatangi kediaman Nok Restem untuk menjenguk sekaligus memberikan bantuan.

“Tumor yang diderita Ibu Nok Restem berada di bagian pipi dan sudah menjalar ke hidung serta mata. Ukurannya saat ini sebesar kepalan tangan anak dan terus membesar, sehingga perlu segera mendapatkan penanganan medis,” ujar dr. Maxi.
Ia menjelaskan, Nok Restem direncanakan akan dirujuk ke RSUD Subang. Karena kepesertaan BPJS Kesehatan tidak aktif, pihaknya menyarankan agar keluarga mengurus Surat Keterangan Miskin (SKM) guna mendapatkan layanan kesehatan secara gratis.
“BPJS nya tidak aktif karena menunggak iuran. Untuk sementara, disarankan membuat SKM agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Subang,” jelasnya.
Selain itu, dr. Maxi juga menyampaikan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Subang agar kepesertaan BPJS Kesehatan Nok Restem dapat dialihkan dari mandiri ke Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung oleh pemerintah daerah.
“Kami berharap Ibu Nok Restem tetap semangat menjalani pengobatan karena peluang untuk sembuh masih besar. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban beliau dan keluarga,” tuturnya.
Sementara itu, Carda Miharja selaku suami menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pak dokter Maxi atas kepedulian dan bantuannya,” ucap Carda.(AHS)

