Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketua DPRD Jabar Dukung Groundbreaking PSEL Legok Nangka, Target Serap 2.000 Ton Sampah per Hari

3 Agustus 2026

DPRD Jabar Kaji Sanggabuana Holding, Daddy Rohanady Tegaskan BUMD Tidak Boleh Jadikan APBD sebagai “ATM”

3 Agustus 2026

Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Miliar di Batang

3 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Senin, Agustus 3
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»DPRD Jabar Kaji Sanggabuana Holding, Daddy Rohanady Tegaskan BUMD Tidak Boleh Jadikan APBD sebagai “ATM”
Politik

DPRD Jabar Kaji Sanggabuana Holding, Daddy Rohanady Tegaskan BUMD Tidak Boleh Jadikan APBD sebagai “ATM”

HafidhBy Hafidh3 Agustus 2026Updated:3 Agustus 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Bandung – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan kajian komprehensif terkait rencana pembentukan Sanggabuana Holding sebagai holding Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady, mengatakan kajian tersebut tidak hanya menyoroti aspek hukum, tetapi juga model bisnis serta kondisi fiskal daerah sebagai dasar penyusunan regulasi pembentukan holding BUMD.

“BUMD tidak boleh menjadikan APBD sebagai ‘ATM’. Sebaliknya, BUMD harus mampu berdiri secara mandiri, dikelola dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, serta memberikan kontribusi nyata melalui dividen yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” kata Daddy dalam keterangan yang diterima di Bandung, Minggu.

Menurut dia, perusahaan daerah harus dikelola secara profesional dan tidak bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan mampu menjadi sumber pendapatan melalui kontribusi dividen kepada daerah.

Sebagai bagian dari penyusunan kebijakan tersebut, Bapemperda DPRD Jawa Barat juga mempelajari tata kelola BUMD di DKI Jakarta yang dinilai berhasil menghasilkan dividen sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.

“Kami ingin mempelajari bagaimana BUMD di DKI Jakarta dikelola secara profesional hingga mampu menghasilkan dividen yang menjadi salah satu sumber pendapatan daerah. Pengalaman tersebut menjadi referensi penting bagi DPRD Jawa Barat dalam menyusun kebijakan dan regulasi yang dapat memperkuat peran BUMD di Jawa Barat,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan Sanggabuana Holding resmi berdiri paling lambat Agustus 2026. Holding tersebut diproyeksikan menjadi instrumen untuk mengonsolidasikan aset dan memperkuat struktur investasi daerah.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan pembentukan holding telah melalui uji kelaikan (feasibility study) bersama tim ahli dari Burhanuddin Abdullah Center (BA Center) dan dinyatakan layak oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Hasilnya, secara kajian dinyatakan feasible untuk dibentuk,” kata Herman.

Meski demikian, Herman menegaskan bahwa PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) tidak akan dilebur ke dalam Sanggabuana Holding.

Pembentukan holding BUMD tersebut diharapkan mampu memperbaiki tata kelola perusahaan daerah, meningkatkan efisiensi pengelolaan aset, memperkuat investasi daerah, serta meningkatkan kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi kinerja perusahaan-perusahaan milik daerah.

Bapemperda DPRD Jawa Barat DPRD Jawa Barat holding BUMD Jawa Barat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

Ketua DPRD Jabar Dukung Groundbreaking PSEL Legok Nangka, Target Serap 2.000 Ton Sampah per Hari

3 Agustus 2026

Pansus XV DPRD Jabar Matangkan Ranperda Lingkungan Hidup, Soroti Alih Fungsi Lahan dan Pencemaran DAS di Bogor

31 Juli 2026

Fraksi PDIP DPRD Jabar Desak Evaluasi Total SPMB 2026, Soroti Sembilan Persoalan Krusial

31 Juli 2026

Pansus XV DPRD Jabar Dorong Penguatan Pengawasan Pencemaran DAS Cilamaya dan Evaluasi Pengelolaan Limbah Industri

31 Juli 2026

Komisi V DPRD Jabar Dorong Penguatan Sarana dan Pemetaan Kebutuhan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung

31 Juli 2026

Komisi II DPRD Jabar Dorong Modernisasi Laboratorium dan Penguatan UPTD Sertifikasi Mutu Barang Agro

31 Juli 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

Ketua DPRD Jabar Dukung Groundbreaking PSEL Legok Nangka, Target Serap 2.000 Ton Sampah per Hari

3 Agustus 2026

Kabupaten Bandung – Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna menghadiri peletakan batu…

DPRD Jabar Kaji Sanggabuana Holding, Daddy Rohanady Tegaskan BUMD Tidak Boleh Jadikan APBD sebagai “ATM”

3 Agustus 2026

Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Miliar di Batang

3 Agustus 2026

Pansus XV DPRD Jabar Matangkan Ranperda Lingkungan Hidup, Soroti Alih Fungsi Lahan dan Pencemaran DAS di Bogor

31 Juli 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.