Bandung – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Elly Farida, menanggapi wacana pendirian Sekolah Maung atau sekolah dengan konsep “Manusia Unggul” yang belakangan mencuat ke publik. Elly menegaskan, DPRD Jawa Barat pada prinsipnya menghargai setiap gagasan inovatif, termasuk di sektor pendidikan.
Menurutnya, Komisi V DPRD Jabar terbuka terhadap berbagai ide yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, ia menekankan bahwa setiap program pendidikan harus disusun melalui perencanaan yang matang, sesuai dengan regulasi, serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
“Kami mengapresiasi wacana Sekolah Maung. Namun sebagai anggota DPRD, tugas kami memastikan setiap program memiliki dasar perencanaan yang jelas, konsep akademik yang terukur, serta mekanisme anggaran yang transparan,” ujar Elly, Senin (26/1/2026).
Elly mengungkapkan, hingga saat ini Sekolah Maung masih berada pada tahap wacana dan belum pernah dibahas secara resmi di DPRD Jawa Barat. Ia menyebut, belum ada penjelasan rinci terkait konsep kelembagaan, sasaran peserta didik, skema pembiayaan, maupun dasar hukum pendiriannya.
Kondisi tersebut, menurut Elly, menjadi perhatian wajar bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Diketahui, Sekolah Maung direncanakan membuka sejumlah jurusan di bidang strategis, seperti teknologi informasi, otomotif, pertanian, olahraga, elektro, hingga kelautan. Menanggapi hal tersebut, Elly menilai perlu adanya kajian akademik yang mendalam sebelum program tersebut dijalankan.
Ia menegaskan, apabila jurusan-jurusan tersebut telah dianalisis secara komprehensif dan benar-benar menjawab kebutuhan dunia industri, maka gagasan tersebut layak untuk didukung.
“Jika jurusan-jurusan itu memang dibutuhkan dan mampu menyiapkan anak-anak Jawa Barat memiliki keterampilan dan keahlian yang relevan, tentu itu hal yang baik,” katanya.
Meski demikian, Elly mengingatkan agar wacana pendirian Sekolah Maung tidak dilaksanakan secara terburu-buru, terutama jika direncanakan mulai beroperasi dalam waktu dekat. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian agar program pendidikan tersebut benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

