Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»DPRD Jabar Soroti Lemahnya Komunikasi Pemprov dalam Penyesuaian Anggaran Daerah
Politik

DPRD Jabar Soroti Lemahnya Komunikasi Pemprov dalam Penyesuaian Anggaran Daerah

HafidhBy Hafidh4 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Bandung — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menyoroti lemahnya komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam proses penyesuaian anggaran daerah.

Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomarius Untung, menilai komunikasi sejak tahap perencanaan hingga perubahan anggaran menjadi faktor penting agar setiap kebijakan dapat dipahami dan dibahas secara bersama antara DPRD dan pemerintah daerah.

Ia menyebutkan, minimnya komunikasi membuat DPRD kerap tidak dilibatkan dalam pembahasan awal kebijakan, padahal Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD merupakan keputusan bersama antara legislatif dan eksekutif.

“Saya melihat komunikasi masih kurang. Kalau sejak awal dibicarakan, kita bisa membahas dan mengambil keputusan bersama. Perda APBD itu ditetapkan bersama,” ujar Yomarius di Bandung, Selasa.

Menurut Yomarius, meskipun secara regulasi terdapat ruang bagi pemerintah daerah untuk melakukan pergeseran anggaran tanpa persetujuan DPRD, prinsip tata kelola pemerintahan yang baik seharusnya tetap mengedepankan etika pemerintahan dan semangat kemitraan antarlembaga.

Ia menegaskan, DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat merupakan satu kesatuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang memiliki tanggung jawab kolektif kepada masyarakat.

Yomarius juga mengakui DPRD memahami kondisi fiskal Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tekanan keuangan daerah, tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga adanya penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat.

Meski demikian, ia menilai mekanisme komunikasi tetap harus diperkuat agar setiap perubahan kebijakan dapat disampaikan secara terbuka dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Substansi permasalahannya sebenarnya rasional. Hanya saja kami kerap terkejut karena perubahan dilakukan tanpa diajak berdiskusi, padahal keputusan perda itu adalah keputusan bersama,” katanya.

Ia menambahkan, lemahnya komunikasi tersebut berpotensi berdampak pada penyampaian informasi kepada masyarakat di daerah pemilihan, terutama terkait program pendidikan yang sebelumnya telah disosialisasikan berdasarkan keputusan bersama antara DPRD dan pemerintah daerah.

APBD Jawa Barat DPRD Jawa Barat Komisi V DPRD Jabar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

DPRD Jabar Minta Raperda Lingkungan Tak Sekadar Salin Aturan Pusat, Kearifan Lokal Harus Diperkuat

11 September 2026

DPRD Jabar Soroti Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Minta Diusut Menyeluruh

11 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.