Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»Zaini Shofari: Banyak Aset Pendidikan Jabar Berdiri di Lahan Bermasalah
Politik

Zaini Shofari: Banyak Aset Pendidikan Jabar Berdiri di Lahan Bermasalah

HafidhBy Hafidh10 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Bandung — Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Provinsi Jawa Barat, Zaini Shofari, menilai Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih lalai dalam penataan dan pengelolaan aset pendidikan, terutama terkait kepastian hukum lahan sekolah.

Zaini menyoroti kembali mencuatnya persoalan SMAN 13 Bandung menyusul adanya putusan peninjauan kembali (PK) Pengadilan Negeri yang memenangkan ahli waris Nyi Mas Entjeh dalam sengketa lahan sekolah tersebut.

“Saya hanya memastikan saja, lagi-lagi dunia pendidikan kita, khususnya Pemprov Jabar, lalai dalam menata kelola wilayah administratif. Salah satunya SMAN 13 Bandung yang hari ini ramai karena akan dieksekusi akibat hasil peninjauan kembali,” ujar Zaini, Senin (9/2/2026).

Menurut Zaini, persoalan aset pendidikan yang berdiri di atas lahan bermasalah sejatinya bukan hal baru. Ia menyebutkan terdapat sekitar 128 aset milik Pemprov Jawa Barat yang berada di atas lahan non-pemerintah, termasuk sekolah tingkat SMA, SMK, hingga SLB.

“Ini seharusnya ditata kelola dengan sangat serius, terutama dari sisi kepastian hukum. Jangan sampai kasus seperti SMAN 1 Bandung atau SMAN 13 Bandung terus berulang di sekolah lain,” katanya.

Ia menegaskan, kepastian hukum atas status tanah dan kelengkapan administrasi aset pendidikan harus menjadi perhatian utama Pemprov Jabar, khususnya Dinas Pendidikan, melalui inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh aset sekolah.

Dengan data yang akurat dan terbarui, lanjut Zaini, pemerintah dapat melakukan langkah mitigasi sejak dini untuk mencegah munculnya persoalan hukum maupun risiko lainnya di kemudian hari.

“Dari kejelian inventarisasi itu, kita bisa memproteksi langkah-langkah apa yang harus dilakukan,” ujarnya.

Selain persoalan lahan, Zaini juga menyinggung kejadian ambruknya tiga bangunan sekolah dalam kurun waktu tiga bulan terakhir di Kabupaten Bogor. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi indikator lemahnya pendataan serta pengawasan terhadap kondisi fisik bangunan sekolah.

“Kalau inventarisasi data bangunan sekolah dilakukan dengan baik, termasuk pemantauan kondisi saat musim hujan atau cuaca ekstrem, seharusnya kejadian seperti ini bisa diantisipasi,” katanya.

Zaini pun mendorong Pemprov Jawa Barat untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pengelolaan aset pendidikan, baik dari sisi hukum maupun teknis, demi menjamin kepastian hukum dan keselamatan seluruh warga sekolah.

Sementara itu, upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Biro Hukum Pemprov Jabar. Kepala Biro Hukum, Arief Nadjemudin, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan. Tim Hukum Jabar Istimewa, Jutek Bongso, juga mengaku belum menerima informasi terkait persoalan SMAN 13 Bandung.

DPRD Jawa Barat Fraksi PPP DPRD Jabar SMAN 13 Bandung Zaini Shofari
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

DPRD Jabar Minta Raperda Lingkungan Tak Sekadar Salin Aturan Pusat, Kearifan Lokal Harus Diperkuat

11 September 2026

DPRD Jabar Soroti Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Minta Diusut Menyeluruh

11 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.