Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»Sengketa Lahan SMAN 13 Bandung, DPRD Jabar Sebut Aset Tercatat Milik Pemerintah
Politik

Sengketa Lahan SMAN 13 Bandung, DPRD Jabar Sebut Aset Tercatat Milik Pemerintah

HafidhBy Hafidh11 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Bandung — Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah, mengungkap awal mula sengketa lahan yang melibatkan SMAN 13 Kota Bandung di Jalan Cibeureum. Persoalan tersebut mencuat setelah adanya gugatan dari 21 orang yang mengaku sebagai ahli waris dan mengklaim lahan sekolah sebagai milik leluhur mereka.

Siti mendatangi langsung SMAN 13 Bandung untuk melakukan audiensi dan memastikan duduk perkara sengketa yang sempat mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Saya datang ke SMA Negeri 13 setelah mengetahui dari pemberitaan bahwa sekolah ini digugat oleh 21 ahli waris yang mengklaim tanah ini milik leluhurnya,” ujar Siti, Selasa (10/2/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sengketa lahan tidak hanya menyasar area SMAN 13, tetapi juga mencakup lahan SPBU di samping sekolah serta dua sekolah swasta di sekitarnya.

Politikus Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengaku prihatin atas munculnya sengketa tersebut. Ia menilai SMAN 13 Bandung telah berdiri lebih dari empat dekade dan melahirkan banyak alumni, sehingga keberlangsungan aktivitas pendidikan harus menjadi prioritas.

Menurut Siti, lahan seluas 3.785 meter persegi tersebut memiliki riwayat administrasi yang jelas sebagai aset pemerintah. Ia menjelaskan bahwa tanah tersebut awalnya diserahkan oleh Pemerintah Pusat melalui Departemen Pendidikan Nasional kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sebelum kemudian dilimpahkan kepada Pemerintah Kota Bandung.

Selain itu, sejak 1996 Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah memberikan hak pakai atas lahan tersebut.

“Tanah yang digunakan sekolah-sekolah di bawah tanggung jawab provinsi sedang kami rapikan proses serah terima dan kelengkapan sertifikatnya. Sertifikatnya juga direncanakan untuk diurus tahun ini,” kata Siti.

Ia berharap bukti administratif yang dimiliki pemerintah dapat menjadi dasar kuat dalam menghadapi gugatan tersebut. Siti juga menyebut dukungan masyarakat cukup besar agar sekolah tetap beroperasi tanpa hambatan.

“Kami tentu akan memberikan pembelaan bahwa ini adalah hak milik negara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha SMAN 13 Bandung, Dadan Sutrisna, menegaskan bahwa secara administratif lahan sekolah telah tercatat sebagai Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Kota Bandung.

“Ini merupakan aset daerah yang sebelumnya diserahkan dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lalu kepada Pemerintah Kota Bandung,” jelasnya.

Pihak sekolah berharap proses hukum dapat segera menemukan kejelasan sehingga kegiatan pendidikan tidak lagi terganggu.

Sengketa Lahan Sekolah SMAN 13 Bandung
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

DPRD Jabar Minta Raperda Lingkungan Tak Sekadar Salin Aturan Pusat, Kearifan Lokal Harus Diperkuat

11 September 2026

DPRD Jabar Soroti Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Minta Diusut Menyeluruh

11 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.