BANDUNG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tedy Rusmawan, mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan. Ia menilai potensi lonjakan harga sembako dapat membebani masyarakat, khususnya di Kota Bandung dan Kota Cimahi.
Politisi Fraksi PKS yang bertugas di Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat itu menegaskan, pemerintah daerah harus memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar serta ketersediaan stok tetap aman.
“Jangan sampai menjelang Ramadan dan Idulfitri harga-harga tidak terkendali. Ini harus diantisipasi sejak dini,” tegasnya.
Menurut Tedy, penguatan koordinasi antara dinas terkait, Perum Bulog, serta pemerintah kabupaten/kota menjadi langkah penting untuk mencegah gejolak harga. Ia juga mendorong agar operasi pasar murah dan pemantauan harga di pasar tradisional lebih digencarkan guna menjaga daya beli masyarakat.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 1 yang meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi, Tedy mengaku menerima banyak aspirasi warga terkait kenaikan harga beras, minyak goreng, telur, hingga cabai. Ia meminta pemerintah mengambil langkah konkret dan terukur agar stabilitas ekonomi tetap terjaga.
Anggota DPRD Jabar periode 2024–2029 itu juga mengingatkan pentingnya pengawasan distribusi untuk mencegah praktik penimbunan. Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok menjadi salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah dalam melindungi kepentingan masyarakat.
Sebelumnya, Tedy yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bandung periode 2019–2024 dikenal aktif menyoroti isu infrastruktur dan pelayanan publik di Jawa Barat. Ia berharap Pemprov Jabar bergerak cepat dan responsif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa dibayangi lonjakan harga kebutuhan pokok.

