Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»DPRD Jabar Temukan Indikasi Inefisiensi Anggaran dari PJU Ganda di Cirebon
Politik

DPRD Jabar Temukan Indikasi Inefisiensi Anggaran dari PJU Ganda di Cirebon

HafidhBy Hafidh9 April 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

BANDUNG – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat menemukan indikasi inefisiensi anggaran akibat pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) ganda di wilayah Cirebon saat melakukan peninjauan lapangan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Jawa Barat, Ahab Sihabudin, mengatakan temuan tersebut akan menjadi catatan penting dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Barat 2025, khususnya pada sektor perhubungan dan infrastruktur.

Menurutnya, meskipun realisasi fisik pemasangan PJU telah mencapai 100 persen, adanya tumpang tindih titik lampu berpotensi menambah beban anggaran daerah, terutama pada biaya listrik.

“Pemasangan PJU ganda berpotensi menimbulkan inefisiensi anggaran,” ujarnya.

Selain itu, Komisi IV juga menemukan sejumlah titik PJU yang telah terpasang namun belum dialiri listrik, sehingga belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Pada sektor sumber daya air, DPRD Jabar menyoroti persoalan administrasi terkait pencatatan aset yang tumpang tindih antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Permasalahan tersebut ditemukan di wilayah kerja pengelolaan sungai Cimanuk–Cisanggarung.

Ahab menegaskan perlunya penataan ulang aset serta peningkatan anggaran guna mendukung program ketahanan pangan secara optimal.

Sementara itu, pada sektor infrastruktur jalan, tingkat kemantapan jalan di wilayah Cirebon dilaporkan telah mencapai 95 persen. Meski demikian, DPRD mengingatkan agar pemerintah tidak terlena dengan capaian tersebut dan tetap meningkatkan pemeliharaan jalan.

Sebagai tindak lanjut, Komisi IV DPRD Jawa Barat merekomendasikan penyelesaian persoalan PJU ganda, penataan ulang aset sumber daya air, serta penguatan anggaran untuk mendukung ketahanan pangan.

Meski memberikan sejumlah catatan kritis, DPRD tetap mengapresiasi kinerja instansi terkait yang dinilai telah menunjukkan capaian positif sepanjang tahun anggaran 2025.

Ahab Sihabudin DPRD Jawa Barat inefisiensi anggaran Komisi IV DPRD Jabar LKPJ Gubernur 2025 PJU ganda Cirebon
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

DPRD Jabar Minta Raperda Lingkungan Tak Sekadar Salin Aturan Pusat, Kearifan Lokal Harus Diperkuat

11 September 2026

DPRD Jabar Soroti Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Minta Diusut Menyeluruh

11 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.