Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»DPRD Jabar dan Gubernur Dedi Mulyadi Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Fokus pada Pelayanan Publik
Politik

DPRD Jabar dan Gubernur Dedi Mulyadi Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Fokus pada Pelayanan Publik

HafidhBy Hafidh22 Agustus 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

Bandung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Jawa Barat Tahun Anggaran 2027.

Kesepakatan tersebut ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD Jawa Barat yang berlangsung pada Rabu (5/8/2026). Dokumen KUA-PPAS tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan APBD Jawa Barat 2027 sekaligus menjadi landasan untuk melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2027.

Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, mengatakan penyusunan KUA-PPAS merupakan bagian penting dalam proses perencanaan anggaran daerah yang harus dibahas secara bersama antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, kesepakatan tersebut mencerminkan adanya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menentukan arah kebijakan anggaran Jawa Barat. Pembahasan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan serta kepentingan masyarakat.

“Alhamdulillah kita telah memiliki landasan dalam membahas Ranperda tentang APBD tahun 2027. Kami berharap Bapak Gubernur dapat menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Buky.

Buky menegaskan, DPRD Jawa Barat akan terus menjalankan fungsi penganggaran dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Tahapan berikutnya akan diarahkan pada pembahasan Ranperda APBD 2027 secara lebih rinci.

Dalam proses tersebut, DPRD akan mendorong agar kebijakan anggaran tidak hanya berorientasi pada efisiensi penggunaan keuangan daerah, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan menjadi bagian yang akan mendapat perhatian dalam pembahasan anggaran.

Kesepakatan KUA-PPAS ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara DPRD Jawa Barat dan Pemprov Jabar dalam menentukan prioritas pembangunan. Sinergi tersebut diharapkan menghasilkan kebijakan anggaran yang lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menyampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027 kepada DPRD Jawa Barat melalui Badan Anggaran pada 10 Juli 2026. Dokumen tersebut kemudian dibahas oleh komisi-komisi DPRD bersama Badan Anggaran untuk menyesuaikan arah kebijakan anggaran dengan kebutuhan pembangunan dan aspirasi masyarakat.

Dengan disepakatinya KUA-PPAS, proses penyusunan APBD Jawa Barat 2027 kini memasuki tahapan berikutnya. DPRD Jawa Barat memastikan fungsi penganggaran akan terus dikawal agar APBD dapat digunakan secara efektif, efisien, transparan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Jawa Barat.

APBD Jawa Barat 2027 Dedi Mulyadi DPRD JABAR DPRD Jawa Barat KUA PPAS APBD 2027
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

DPRD Jabar Minta Raperda Lingkungan Tak Sekadar Salin Aturan Pusat, Kearifan Lokal Harus Diperkuat

11 September 2026

DPRD Jabar Soroti Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Minta Diusut Menyeluruh

11 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.