Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»DPRD Jabar Dorong Sanggar Seni Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Pembentukan Karakter Anak
Politik

DPRD Jabar Dorong Sanggar Seni Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Pembentukan Karakter Anak

HafidhBy Hafidh27 Agustus 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

BEKASI — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Siti Qomariyah atau Siqom, mendorong penguatan peran sanggar seni sebagai ruang edukasi budaya sekaligus sarana pembentukan karakter generasi muda.

Menurut Siqom, keberadaan sanggar seni memiliki peran strategis dalam mengenalkan kesenian dan kebudayaan daerah kepada anak-anak. Kegiatan seni tradisional juga dinilai dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan Siqom saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan dengan tema “Pelestarian Kebudayaan Sunda, Kesenian Tradisional, dan Pengembangan Sanggar Seni” di Sanggar Guna Wijaya, Kampung Paparean, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Senin (24/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Siqom melihat langsung aktivitas anak-anak dan remaja yang mengikuti latihan pencak silat serta berbagai kegiatan seni tradisional. Proses pembinaan dilakukan dengan melibatkan pelatih, orang tua, dan para penggerak seni di lingkungan setempat.

Siqom menilai aktivitas sanggar tidak sebatas mengajarkan keterampilan seni. Menurutnya, proses latihan secara rutin dapat membentuk kebiasaan positif pada anak, seperti disiplin, mampu bekerja sama, bertanggung jawab, serta memiliki kepercayaan diri.

Ia mengatakan, Sanggar Guna Wijaya menjadi salah satu contoh bahwa upaya menjaga kebudayaan dapat dimulai dari lingkungan masyarakat. Antusiasme anak-anak dan remaja dalam mengikuti latihan menunjukkan bahwa seni tradisional masih memiliki daya tarik bagi generasi muda di tengah perkembangan zaman.

“Sanggar seni bukan hanya tempat anak belajar kesenian. Di sana mereka belajar disiplin, belajar bersama, dan belajar mencintai budaya sendiri. Ini yang menurut saya sangat penting untuk membangun karakter anak-anak kita,” ujar Siqom.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan orang tua dan para penggerak seni dalam mendampingi kegiatan sanggar. Dukungan keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang mendorong anak untuk mengembangkan minat dan bakatnya.

Menurut Siqom, pengenalan budaya sejak usia dini juga penting untuk menjaga keberlanjutan regenerasi pelaku seni tradisional. Anak-anak yang memahami budaya daerah diharapkan tidak hanya mengenal bentuk keseniannya, tetapi juga memahami nilai dan sejarah yang terkandung di dalamnya.

“Kalau anak-anak sejak kecil sudah dekat dengan budaya sendiri, mereka tidak hanya tahu namanya, tetapi juga memahami bahwa ada nilai dan sejarah yang perlu dijaga. Dari sinilah regenerasi pelaku seni bisa terus berjalan,” katanya.

Siqom berharap sanggar seni di berbagai daerah di Jawa Barat mendapatkan perhatian dan ruang yang lebih luas untuk berkembang. Selain kegiatan latihan, menurutnya, para pelaku seni perlu memperoleh kesempatan untuk menampilkan karya di berbagai kegiatan kebudayaan.

Kesempatan tampil dinilai dapat menjadi sarana bagi anak-anak dan remaja untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri. Kegiatan kebudayaan juga dapat mempertemukan pelaku seni dengan masyarakat sehingga keberadaan seni tradisional semakin dikenal.

Ia menegaskan pelestarian budaya harus mampu berjalan beriringan dengan perkembangan zaman. Generasi muda tetap perlu memahami akar budaya daerah sekaligus diberikan ruang untuk berkreasi dan beradaptasi dengan perkembangan modern.

“Kita ingin anak-anak mengenal modernitas, tetapi tetap tahu dari mana mereka berasal. Budaya harus menjadi bagian dari karakter mereka, bukan sekadar tontonan,” pungkas Siqom.

DPRD JABAR DPRD Jawa Barat pelestarian budaya Sunda sanggar seni Siqom Siti Qomariyah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

DPRD Jabar Minta Raperda Lingkungan Tak Sekadar Salin Aturan Pusat, Kearifan Lokal Harus Diperkuat

11 September 2026

DPRD Jabar Soroti Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Minta Diusut Menyeluruh

11 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.