KUNINGAN — Potensi Sungai Cisanggarung di Blok Bangong, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, didorong untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Tina Wiryawati meminta masyarakat ikut mengambil peran dalam pengembangan kawasan tersebut agar manfaat ekonomi dari potensi wisata sungai dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Menurut Tina, pengembangan kawasan Sungai Cisanggarung tidak cukup hanya melalui pembangunan dan penataan fisik. Keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mengembangkan aktivitas ekonomi menjadi faktor penting agar kawasan tersebut dapat tumbuh secara berkelanjutan.
“Kawasan ini punya potensi untuk menjadi tujuan wisata. Masyarakat harus bisa mengambil peluang ekonominya agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga,” kata Tina di Kuningan, Selasa.
Dorong Warga Kembangkan Usaha Kuliner
Tina menilai masyarakat, khususnya kaum perempuan, dapat mengambil peluang ekonomi melalui pengembangan usaha kuliner lokal. Keberadaan sentra kuliner dinilai dapat menjadi salah satu daya tarik pendukung apabila kawasan Sungai Cisanggarung nantinya berkembang sebagai destinasi wisata.
Menurutnya, potensi wisata akan semakin memberikan dampak ekonomi apabila masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut terlibat sebagai pelaku usaha.
Selain mendorong pemberdayaan ekonomi, Tina juga menyiapkan dukungan untuk penataan kawasan sungai. Salah satunya berupa satu unit alat berat yang dapat digunakan untuk membantu pengerukan dasar sungai.
Penggunaan alat berat tersebut akan dikoordinasikan bersama pemerintah setempat agar proses normalisasi dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kawasan.
Penataan Sungai Dibarengi Pengendalian Sampah
Selain pengerukan, Tina juga menyediakan sarana penyaring sampah yang akan ditempatkan di jalur sungai. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menahan sampah yang terbawa arus sehingga kebersihan kawasan sungai lebih mudah dijaga.
Tina menekankan bahwa upaya penataan tidak akan berjalan optimal tanpa partisipasi masyarakat. Karena itu, warga diminta ikut menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar secara konsisten.
“Kalau lingkungannya bersih dan terjaga, potensi wisata ini akan lebih mudah dikembangkan dan masyarakat juga bisa mendapatkan manfaatnya,” ujarnya.
Ia berharap penataan Sungai Cisanggarung dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan usaha masyarakat. Pengembangan usaha kuliner lokal menjadi salah satu sektor yang dinilai berpotensi tumbuh seiring meningkatnya aktivitas wisata di kawasan tersebut.
Warga Optimistis Potensi Wisata Berkembang
Tokoh masyarakat setempat, Deni Darmadi, menyambut positif dukungan terhadap penataan Sungai Cisanggarung. Menurutnya, pengerukan sungai dan penyediaan fasilitas penyaring sampah dapat menjadi langkah awal untuk membangun kawasan yang lebih tertata dan bersih.
“Kami optimistis kawasan ini bisa berkembang dan membuka peluang ekonomi bagi warga,” kata Deni.
Pengembangan Sungai Cisanggarung diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha lokal. Dengan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan warga, kawasan tersebut berpeluang menjadi ruang wisata sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Kadugede.

