Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»DPRD Jabar Soroti Rencana Buka Lagi Wisata Megamendung, Regulasi Diminta Tuntas
Politik

DPRD Jabar Soroti Rencana Buka Lagi Wisata Megamendung, Regulasi Diminta Tuntas

HafidhBy Hafidh27 Agustus 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

BOGOR — Rencana pembukaan kembali kawasan wisata di Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor, mendapat perhatian dari DPRD Jawa Barat. Dewan meminta pemerintah memastikan seluruh persyaratan regulasi dan aspek lingkungan dipenuhi sebelum kawasan tersebut kembali beroperasi.

Kawasan wisata di Megamendung sebelumnya menjadi sorotan setelah pemerintah melakukan penyegelan menyusul dugaan pelanggaran perizinan dan persoalan alih fungsi lahan. Penindakan tersebut dilakukan setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak ke kawasan Puncak pada Kamis (6/3/2025).

Setelah sekitar 1,5 tahun tidak beroperasi, kawasan wisata tersebut dikabarkan akan kembali dibuka pada September 2026 dengan konsep ekowisata. Namun, DPRD Jawa Barat menyatakan belum memperoleh informasi resmi mengenai perkembangan perizinan maupun proses pemulihan lingkungan di kawasan tersebut.

DPRD Minta Pemerintah Pastikan Seluruh Aturan Dipenuhi

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono menegaskan bahwa rencana pembukaan kembali kawasan wisata harus didasarkan pada kepastian hukum dan pemenuhan seluruh ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh memberikan ruang operasional apabila masih terdapat persoalan perizinan maupun kewajiban lingkungan yang belum diselesaikan.

“Kalau pun memang mereka sudah bisa beroperasi kembali, harus didasari dengan regulasi yang terpenuhi,” tegas Ono saat dihubungi, Rabu (26/8/2026).

Ono juga mengingatkan bahwa penanganan persoalan Megamendung tidak seharusnya berhenti setelah dilakukan penyegelan. Pengawasan terhadap pemanfaatan ruang dan alih fungsi lahan perlu dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kasus Megamendung Dinilai Jadi Momentum Evaluasi

Menurut Ono, persoalan yang terjadi di Megamendung dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi lebih luas terhadap kondisi lingkungan di Jawa Barat.

Ia mendorong pemerintah melakukan inventarisasi terhadap berbagai potensi kerusakan lingkungan yang muncul akibat perubahan fungsi kawasan hutan, perkebunan, maupun lahan pertanian produktif.

“Pemerintah provinsi dan pusat harus menginventarisasi seluruh potensi kerusakan lingkungan di Jawa Barat yang diakibatkan alih fungsi hutan, perkebunan, hingga lahan pertanian produktif,” ujarnya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pembangunan dan aktivitas ekonomi tidak mengurangi fungsi ekologis kawasan yang memiliki peran penting bagi masyarakat.

Pariwisata Tetap Bisa Dikembangkan

Ono menilai pengembangan ekonomi masyarakat dan perlindungan lingkungan bukan dua kepentingan yang harus dipertentangkan. Menurutnya, kawasan yang memiliki potensi ekonomi tetap dapat dimanfaatkan sepanjang dilakukan sesuai aturan dan tidak merusak lingkungan.

Ia mendorong pemanfaatan kawasan hutan, perkebunan, dan lahan produktif melalui kegiatan yang lebih ramah lingkungan, seperti agrowisata, agroedukasi, maupun agroforestri.

Konsep tersebut dinilai dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kita harus mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, terutama masyarakat yang hidup bersentuhan langsung dengan kawasan hutan dan pertanian. Lahan harus dimanfaatkan maksimal untuk memberikan nilai ekonomi tanpa merusak lingkungan,” pungkas Ono.

Dengan demikian, DPRD Jawa Barat menekankan bahwa rencana pembukaan kembali kawasan wisata Megamendung perlu disertai kepastian regulasi, pengawasan lingkungan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar agar aktivitas pariwisata dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dedi Mulyadi DPRD JABAR DPRD Jawa Barat kawasan wisata Bogor Ono Surono
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

DPRD Jabar Dorong Sinergi Pendidikan dengan Kemenag, Bantuan Sekolah Madrasah Akan Diperkuat dalam Perda

12 September 2026

DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati Penarikan Ranperda Perubahan RPJMD Jabar 2025-2029

12 September 2026

DPRD Jabar Minta Raperda Lingkungan Tak Sekadar Salin Aturan Pusat, Kearifan Lokal Harus Diperkuat

11 September 2026

DPRD Jabar Soroti Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Minta Diusut Menyeluruh

11 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.