Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Dorong Dukungan Anggaran untuk 86 Rumah Sakit, RSUD Subang Masuk Skema Perlindungan Kesehatan

6 November 2026

Ceng Malki DPRD Jabar Soroti Penggerebekan Asrama Putri Hamalatul Qur’an, Desak Pemulihan Trauma Santriwati

6 November 2026

DPRD Jabar Ingatkan Risiko Tunda Bayar Proyek Infrastruktur Usai Pinjaman Rp3,4 Triliun Batal

6 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Jumat, November 6
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Politik»DPRD Jabar Dorong Dukungan Anggaran untuk 86 Rumah Sakit, RSUD Subang Masuk Skema Perlindungan Kesehatan
Politik

DPRD Jabar Dorong Dukungan Anggaran untuk 86 Rumah Sakit, RSUD Subang Masuk Skema Perlindungan Kesehatan

HafidhBy Hafidh6 November 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, mengingatkan pentingnya dukungan fasilitas kesehatan dan anggaran bagi 86 rumah sakit yang terlibat dalam skema perlindungan kesehatan masyarakat di Jawa Barat. Dukungan tersebut dinilai penting agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pelayanan medis meski terkendala biaya pengobatan.

Encep mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang melibatkan puluhan rumah sakit untuk memperluas akses layanan kesehatan. Program ini menyasar masyarakat yang biaya pengobatannya tidak ditanggung BPJS Kesehatan maupun program jaminan kesehatan lainnya.

“Pada prinsipnya saya sangat mengapresiasi program ini, karena koordinasi itu menjadi penting. Terutama untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Jawa Barat, khususnya bagi masyarakat yang kemampuan ekonominya lemah,” ujar Encep.

Sebelumnya, Pemprov Jabar mengumumkan keterlibatan 86 rumah sakit dalam skema tersebut. Jumlah itu terdiri atas tujuh rumah sakit milik Pemprov Jabar dan 79 rumah sakit lainnya, termasuk rumah sakit rujukan serta swasta. Salah satu fasilitas kesehatan yang masuk dalam daftar adalah RSUD Subang.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa masyarakat yang pengobatannya tidak ditanggung BPJS Kesehatan, asuransi, maupun jaminan kesehatan lainnya tetap dapat memperoleh pelayanan dengan pembiayaan setingkat kelas III, sesuai ketentuan program yang berlaku.

Menurut Encep, perluasan akses layanan kesehatan harus diimbangi kesiapan fasilitas di masing-masing rumah sakit. Kebutuhan tersebut mencakup ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan, ruang perawatan, serta tenaga medis dan nonmedis.

Ia juga mendorong pemerintah mengalokasikan dukungan pembiayaan melalui APBD Provinsi Jawa Barat, APBD kabupaten/kota, maupun APBN. Ketersediaan anggaran dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga operasional rumah sakit dan memastikan pelayanan kepada pasien kurang mampu dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Selain persoalan fasilitas dan pembiayaan, Encep menyoroti pentingnya koordinasi antarrumah sakit, terutama dalam pelaksanaan sistem rujukan. Pasien yang belum dapat ditangani di satu rumah sakit diharapkan bisa segera dirujuk ke fasilitas kesehatan lain yang memiliki kapasitas dan sarana sesuai kebutuhan medis.

“Ketika ada pasien yang tidak bisa ditampung atau dilayani oleh rumah sakit tertentu, pasien bisa dirujuk ke rumah sakit lain yang sudah memiliki komunikasi dan koordinasi. Ini akan memudahkan proses rujukan,” tuturnya.

Encep berharap skema perlindungan kesehatan tersebut dapat berjalan dengan dukungan anggaran, fasilitas, dan koordinasi yang memadai. Dengan begitu, masyarakat kurang mampu, termasuk warga yang mengakses layanan di RSUD Subang, memiliki kesempatan lebih luas untuk memperoleh penanganan medis tanpa terkendala keterbatasan biaya.

86 rumah sakit Jawa Barat DPRD Jawa Barat dr Encep Sugiana Komisi DPRD Jabar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

Ceng Malki DPRD Jabar Soroti Penggerebekan Asrama Putri Hamalatul Qur’an, Desak Pemulihan Trauma Santriwati

6 November 2026

DPRD Jabar Ingatkan Risiko Tunda Bayar Proyek Infrastruktur Usai Pinjaman Rp3,4 Triliun Batal

6 November 2026

DPRD Jabar Perkuat Ranperda Holding BUMD PT Sanggabuana, Pansus Tambah 16 Pasal Pengawasan

6 November 2026

Komisi V DPRD Jabar Dukung PWI Rebut Juara Umum Porwanas 2027, Kolaborasi Literasi Turut Diperkuat

6 November 2026

DPRD Jabar Bahas Penataan Perangkat Daerah, Jumlah Organisasi Pemprov Diusulkan Berkurang

6 November 2026

Komisi V DPRD Jabar Soroti Ketersediaan Debit Air Venue Ski Air untuk PORPROV XV 2026

6 November 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Dorong Dukungan Anggaran untuk 86 Rumah Sakit, RSUD Subang Masuk Skema Perlindungan Kesehatan

6 November 2026

BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, mengingatkan pentingnya dukungan fasilitas kesehatan dan…

Ceng Malki DPRD Jabar Soroti Penggerebekan Asrama Putri Hamalatul Qur’an, Desak Pemulihan Trauma Santriwati

6 November 2026

DPRD Jabar Ingatkan Risiko Tunda Bayar Proyek Infrastruktur Usai Pinjaman Rp3,4 Triliun Batal

6 November 2026

DPRD Jabar Perkuat Ranperda Holding BUMD PT Sanggabuana, Pansus Tambah 16 Pasal Pengawasan

6 November 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.