Close Menu
Subanginfo.idSubanginfo.id
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Subanginfo.idSubanginfo.id
Selasa, September 15
Facebook Instagram TikTok
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subanginfo.idSubanginfo.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • Subang
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Home»Pemerintahan»Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Berkualitas Buruk Tak Dibayar Penuh
Pemerintahan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Berkualitas Buruk Tak Dibayar Penuh

HafidhBy Hafidh12 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
WhatsApp Facebook Copy Link Telegram Email Tumblr Threads
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh proyek pembangunan Tahun Anggaran 2025. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, kontraktor yang menghasilkan pekerjaan dengan kualitas rendah tidak akan menerima pembayaran secara penuh.

Dedi menyampaikan, Pemprov Jabar saat ini memiliki kesiapan anggaran sebesar Rp621 miliar untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran pembangunan. Namun, realisasi pembayaran tersebut sepenuhnya bergantung pada hasil audit kualitas pekerjaan di lapangan.

“Pembayaran akan dilakukan setelah dilakukan audit. Dari sana akan terlihat apakah kualitas pekerjaan masuk kategori sangat baik, baik, atau justru kurang baik,” kata Dedi di Bandung, Minggu.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas penggunaan keuangan negara. Menurutnya, pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis tidak akan ditoleransi. “Untuk pekerjaan yang kualitasnya kurang baik, tentu tidak akan kami bayarkan sepenuhnya,” ujarnya.

Dedi menjelaskan, dana pelunasan proyek tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) serta penerimaan pajak kendaraan bermotor yang masuk setiap hari ke kas daerah. Ia pun mengapresiasi tingkat kepatuhan masyarakat Jawa Barat dalam membayar pajak yang turut memperkuat kapasitas fiskal daerah.

Selain itu, Gubernur Jabar membuka ruang partisipasi publik dalam pengawasan pembangunan. Masyarakat diminta aktif melaporkan kondisi proyek infrastruktur melalui media sosial sebagai bentuk kontrol sosial yang transparan dan objektif.

“Kami persilakan masyarakat Jawa Barat menyampaikan kritik dan masukan terkait kualitas pembangunan yang ada di lapangan,” tuturnya.

Sebelumnya, Pemprov Jabar mencatat kondisi sisa saldo Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) yang sangat minim pada akhir 2025, yakni sekitar Rp500 ribu, di tengah adanya tunda bayar proyek pembangunan senilai Rp621 miliar.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menjelaskan, kondisi tersebut dipicu oleh kebijakan APBD 2025 yang dirancang progresif, dengan target pendapatan tinggi dan belanja publik yang digenjot secara maksimal.

“Target pendapatan kita pasang cukup tinggi. Dari sisi belanja berjalan sangat baik, namun realisasi pendapatan tidak sepenuhnya mencapai target yang ditetapkan,” ujar Herman.

Gubernur Jawa Barat Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hafidh

jurnalis

Related Posts

DPRD Jabar Dukung Perampingan Birokrasi di Tengah Kondisi Fiskal yang Memprihatinkan

28 Agustus 2026

DPRD Jabar Desak Evaluasi Arah Pembangunan, Pemerataan Jangan Sekadar Formalitas RPJMD

27 Agustus 2026

DPRD Jabar Dorong Perampingan OPD untuk Efisiensi, Aturan Pusat dan SDM Jadi Perhatian

27 Agustus 2026

Dedi Mulyadi Petakan Krisis Sampah Jawa Barat, TPA Sarimukti Diprediksi Habis Oktober 2026

27 Agustus 2026

Prabowo Tiba di Kalbar, Pantau Karhutla: 198 Hotspot Terdeteksi dalam 24 Jam

23 Agustus 2026

Prabowo Gagas Lomba Kota Terbersih Berhadiah Rp20 Miliar, Target Sampah Indonesia Tertangani pada 2027

31 Juli 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Politik

DPRD Jabar Bahas Kenaikan Modal Dasar PT BIJB Jadi Rp8 Triliun, Fraksi Mulai Berdiskusi

14 September 2026

BANDUNG –DPRD Jawa Barat akan mulai membahas secara internal usulan peningkatan modal dasar PT Bandarudara…

Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan Disorot DPRD Jabar, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

14 September 2026

Kujang Padjajaran & Jampes Pertanyakan Rekomendasi Inspektorat Daerah Untuk Petahana Kepala Desa Tanjungsari Timur Maju Cakades

14 September 2026

Faizal Yusuf Jadi Sorotan di Pilkades Rancadaka, Warga Nilai Sosok Peduli dan Siap Mengabdi

14 September 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Facebook Instagram TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman media
© 2026 subanginfo.id

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.